Suara.com - Timnas Basket Amerika Serikat dipecundangi oleh Prancis dengan menelan kekalahan 76-83, yang menjadi sajian penutup rangkaian hari pertama cabang olahraga bola basket putra Olimpiade Tokyo di Saitama Super Arena, Jepang, Minggu (25/7/2021).
Guard Evan Fournier memimpin kemenangan Prancis dengan raupan 28 poin, diikuti Rudy Gobert yang mencetak 14 poin dan Nando de Colo 13 poin.
Bagi Team USA --Timnas Basket Amerika Serikat, Jrue Holiday, yang pekan lalu baru membawa Milwaukee Bucks menjuarai NBA 2020-2021, jadi pendulang angka terbanyak lewat 18 poin dan tujuh rebound diikuti dwiganda 12 poin dan 10 rebound milik Bam Adebayo.
Sementara Damian Lillard hanya mencetak 11 poin dan Kevin Durant 10 poin, di tengah akurasi tembakan terbuka Amerika yang hanya mencapai 36 persen dibandingkan 46 persen milik Prancis.
Amerika sebetulnya memimpin relatif meyakinkan 45-37 hingga dua kuarter pertama, tapi Prancis tampil efisien untuk memulai kebangkitan di kuarter ketiga.
Sebuah tembakan tiga angka dari Thomas Heurtel pada sisa waktu dua menit 42 detik kuarter ketiga membuat Prancis berbalik memimpin 55-54. Heurtel melesakkan tripoin lagi untuk menutup kuarter ketiga dalam kedudukan 62-56 bagi Prancis.
Amerika sempat bangkit di separuh kuarter keempat dan memimpin lagi hingga 69-65 lewat tembakan dua angka Zach LaVine dan keunggulan itu susah payah dipertahankan hingga raib pada sisa waktu 57 detik kala Guerschon Yabusele melesakkan tripoin untuk Prancis yang kembali unggul 76-74.
Alih-alih bangkit, Amerika terjebak beberapa foul play yang membuat Prancis melenggang mengamankan kemenangan 83-76 berkat kesuksesan memanfaatkan tujuh dari delapan kesempatan tembakan bebas.
Dalam pertandingan lain di Grup A yang berlangsung lebih awal, Republik Ceko mampu menundukkan Iran 84-78.
Baca Juga: Tenis Olimpiade Tokyo: Naomi Osaka Dominan, Ashleigh Barty Tersingkir
Sedangkan di Grup B Italia mengatasi Jerman 92-82 dan Australia melibas Nigeria 84-67.
Basket putra akan dilanjutkan dengan dua pertandingan Grup C antara Argentina vs Slovenia dan Jepang vs Spanyol pada Senin (26/7).
[Antara]
Berita Terkait
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Memukau di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Naik Kelas di Olimpiade 2028
-
Medali Nyaris Melayang! KOI Bongkar Alasan 'Tegur' Atlet Kickboxing yang Viral di Medsos
-
Rencana Rexy Mainaky Mendapatkan Dukungan dari Legenda Malaysia
-
Sukses di SEA Games 2025, Pengamat Ingatkan Segera Fokus Hadapi Asian Games dan Olimpiade
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia