Angus Ng Ka Long merupakan pebulutangkis kelahiran Hong Kong, 24 Juni 1994. Meski lahir dan besar di Hong Kong, ia nyatanya memiliki garis keturunan Indonesia.
Nenek dari ibu Angus Ng Ka Long merupakan warga Indonesia etnis Tionghoa.
"Iya benar, nenek dari ibu saya itu adalah orang Indonesia keturunan China," ujar Angus Ng Ka Long kepada Suara.com di Istora Senayan, Jakarta, 2019 lalu.
"Saya kurang tahu nenek lahir di daerah mana. Tapi saat ini saya memiliki banyak saudara yang tinggal di Surabaya," sambungnya.
Kiprah Ng Ka Long Angus yang merupakan unggulan kedelapan, secara mengejutkan terhenti di babak penyisihan grup sektor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.
Dia mencatatkan kemenangan atas Lino Munoz (Meksiko), tetapi secara tak te rduga keok di tangan tunggal putra asal Guatemala, Kevin Cordon.
4. Lianne Tan (Belgia)
Lianne Tan adalah pebulutangkis kelahiran Belgia, 20 November 1990. Meski demikian, dia memiliki darah Indonesia dalam tubuhnya.
Lianne Tan adalah anak dari pasangan Henk Tan dan Maria Meyers. Henk Tan diketahui adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang lama menetap di Belgia.
Baca Juga: Top 5 Sport: 6 Potret Melati Daeva Oktavianti di Luar Lapangan, Cantiknya Kelewatan!
Kiprah Lianne Tan di Olimpaide Tokyo 2020 juga terhenti di babak grup. Di laga terakhir Grup M sektor tunggal putri, dia kalah dari wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, Rabu (28/7/2021).
Pelatih
1. Flandy Limpele (Malaysia)
Flandy Limpele adalah salah satu sosok legendaris bagi sektor ganda putra Indonesia. Dia merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 bersama Eng Hian.
Kini, Flandy Limpele bertugas sebagai pelatih sektor ganda putra Malaysia. Dia membantu pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik menyingkirkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di perempat final Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021).
2. Hendrawan (Malaysia)
Hendrawan juga termasuk sosok legendaris bagi bulutangkis Indonesia. Dia merupakan salah satu tunggal putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Hendrawan berkiprah sebagai pemain di era yang hampir berbarengan dengan Taufik Hidayat. Salah satu prestasi terbaiknya adalah meraih medali perunggu Olimpaide Sydney 2000.
Setelah pensiun, Hendrawan sempat menjadi pelatih dari tunggal putra legendaris Malaysia, Lee Chong Wei yang telah pensiun pada 13 Juni 2019.
Kini, Hendrawan melatih generasi baru sektor tunggal putra Malaysia. Di Olimpaide Tokyo 2020, dia mendampingi rising star Malaysia, Lee Zii Jia.
3. Mulyo Handoyo (Singapura)
Mulyo Handoyo adalah salah satu pelatih legendaris yang pernah dimiliki Indonesia. Dia merupakan juru taktik di balik keberhasilan Taufik Hidayat meraih medali emas Olimpiade Athena 2004.
Setelah berpetualang ke berbagai negara untuk melatih, termasuk India, Mulyo Handoyo kini masuk dalam kontingen tim bulutangkis Singapura.
Bersama Ho Ying Chong, Mulyo Handoyo bertugas untuk memoles sektor tunggal Singapura, salah satunya Loh Kean Yew yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
4. Indra Bagus Ade Chandra (Belgia)
Indra Bagus Ade Chandra adalah mantan pebulutangkis Indonesia yang kini menjadi pelatih dari Lianne Tan (Belgia).
Tak banyak prestasi yang diraih Indra saat masih berkarier sebagai pemain. Ranking tertingginya adalah 65 dunia di sektor ganda putra (2016).
Di Olimpiade Tokyo 2020, Indra yang sudah berganti kewarganegaraan menjadi Italia, gagal membawa anak asuhnya, Lianne Tan tampil jauh.
Lianne yang tergabung di Grup M sektor tunggal putri harus terhenti di babak penyisihan. Di laga terakhir Grup M sektor tunggal putri, dia kalah dari wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, Rabu (28/7/2021).
Tag
Berita Terkait
-
The Daddies Menang Jadi Trending Topik, Warganet Beri Selamat
-
Olimpiade Tokyo: Zohri Manfaatkan Waktu Beradaptasi dengan Arena Perlombaan
-
Minions Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 202, Banjir Ucapan Terima Kasih
-
Sosok Simone Biles, Pesenam yang Pilih Mundur dari Olimpiade demi Kesehatan Mental
-
Valentino "Jebret" Soroti Berita Praveen/Melati
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung
-
Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman
-
Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games
-
International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo
-
Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati
-
Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!
-
Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali