"Saya tidak merasa perilaku kami tidak sopan," Hamilton melanjutkan. "Seperti yang saya bilang, saya tidak tahu (dia di rumah sakit).
"Tapi ini adalah Grand Prix di kampung halaman saya. Dan kami telah bekerja sangat keras untuk meraih hasil seperti itu, dan suatu momen monumental bagi kita merasakan penonton tuan rumah untuk pertama kalinya (sejak 2019).
"Itu bukan selebrasi yang sengaja, hanya merupakan kesenangan melihat begitu banyak orang dan mereka yang merayakan, bersama-sama, dan itu emosi nasional. Saya tidak akan menyembunyikan emosi saya. Perasaan yang luar biasa melihat begitu banyak orang," kata Hamilton.
Insiden di Silverstone itu tak hanya memanaskan rivalitas kedua pebalap namun juga menambah tekanan bagi tim mereka.
Penasehat tim Red Bull Helmut Marko ingin Hamilton dijatuhi sanksi satu balapan dan tim berlogo banteng merah itu telah mengajukan permohonan peninjauan kembali terkait insiden tersebut.
Steward telah memanggil perwakilan Mercedes dan Red Bull lewat rapat virtual pada Kamis untuk membahas masalah itu.
Sementara itu, Verstappen juga mengaku dirinya tak bersalah, serta mengatakan penalti Hamilton itu terlalu ringan.
"Dari sisi saya, saya tidak melakukan kesalahan apa-apa," kata Verstappen.
"Saya pebalap keras, membalap dengan keras, tapi pada akhirnya, saya rasa saya cukup tahu bagaimana saya menempatkan mobil saya, dan saya tidak pernah terlibat kecelakaan di mana saya menabrak orang lain."
Baca Juga: Terjebak Keributan Suporter, Pembalap F1 Jadi Korban Jambret di Final EURO 2020
Berita Terkait
-
Lewis Hamilton Bidik Kemenangan ke-100, Berikut Statistik F1 GP Hungaria
-
F1 GP Hungaria Siap Panaskan Kembali Rivalitas Red Bull vs Mercedes
-
Red Bull Ungkap Kerugian Akibat Kecelakaan Max Verstappen di Silverstone
-
Sprint Race Kedua Formula 1 Musim Ini di Gelar di Monza
-
VIDEO: Tampak Depan Detik-detik Mobil Verstappen Hantam Pembatas Sirkuit
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar