Suara.com - Sprinter putri Nigeria Blessing Okagbare dan spesialis 100 meter Kenya Mark Odhiambo dikeluarkan dari Olimpiade Tokyo setelah hasil tes menunjukkan mereka kedapatan doping.
Okagbare yang seharusnya berlari dalam semifinal 100 m putri pada Sabtu (31/7/2021) waktu setempat, dinyatakan positif menggunakan hormon pertumbuhan.
Okagbare (32) yang peraih medali perak lompat jauh Olimpiade Beijing 2008, gagal tes doping pada 19 Juli atau empat hari sebelum upacara pembukaan Olimpiade Tokyo.
Odhiambo seharusnya berbaris untuk pemanasan lari 100m putra tetapi diskors setelah dinyatakan positif menggunakan steroid anabolik, kata Badan Tes Internasional (ITA).
"Atlet itu sudah diberitahu soal kasus ini dan telah ditangguhkan sementara sampai penyelesaian masalah sesuai dengan Kode Anti-Doping Dunia dan Aturan Anti-Doping IOC," kata ITA seperti dikutip AFP.
Odhiambo yang berusia 28 tahun dan memiliki waktu terbaik 10,05 detik itu menggugat hasil tes doping tersebut dan kasusnya kini sudah dirujuk ke divisi anti-doping Mahkamah Arbitrase Olahraga yang berkantor pusat di Lausanne.
Kenya masuk kategori 'A' dari daftar pantauan Badan Anti-Doping Dunia terhadap negara-negara yang dianggap memiliki risiko doping tertinggi dan para atletnya harus menjalani tes ketat agar memenuhi syarat bisa berlomba dalam Olimpiade dan kejuaraan dunia.
Sekretaris utama olahraga Kenya Joe Okudo mengatakan kementeriannya telah menerima laporan resmi mengenai temuan analisis yang merugikan pada sampel yang dikumpulkan dari sang atlet pada 28 Juli ketika berada di Desa Olimpiade.
"Kementerian masih menunggu kesimpulan dari banding yang diajukan oleh sang atlet dan menekankan tekad pemerintah dalam memerangi doping," kata Okudo.
Baca Juga: Tak Puas dengan Medali Perak, Perenang AS Ryan Murphy Tuding Rivalnya Gunakan Doping
Doping sangat mempengaruhi cabang olahraga paling sukses di Kenya di mana lebih dari 60 atlet diskors dalam lima tahun terakhir karena pelanggaran yang mencakup kegagalan mengungkapkan keberadaan mereka kepada penguji anti-doping.
Dua pelari yang tidak memenuhi syarat telah dikeluarkan dari skuad Kenya sebelum berangkat ke Tokyo.
Di antara atlet top yang akan dikenai sanksi karena pelanggaran doping adalah juara maraton putri Olimpiade 2016 Jemima Sumgong, peraih medali emas 1.500m putra Olimpiade 2008 Asbel Kiprop dan mantan juara maraton Boston tiga kali Rita Jeptoo. (Sumber: Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Bulu Tangkis Indonesia, Greysia/Apriyani Bisa Lolos ke Final Olimpiade
-
Kalah dari Pasangan Malaysia, Ahsan/Hendra Gagal Bawa Perunggu
-
Jadwal Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo Hari Ini: Anthony Ginting vs Chen Long
-
Anthony Ginting Hadapi Chen Long di Semifinal, Pelatih Ingatkan Ini
-
Belinda Bencic Raih Emas Tenis Tunggal Putri Olimpiade Tokyo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games