Suara.com - Pebalap Valentino Rossi pensiun dari MotoGP. Berikut perjalanan karier gemilang rider legendaris asal Italia yang bakal gantung helm di akhir MotoGP 2021.
Valentino Rossi mengumumkan keputusan pensiun di akhir MotoGP 2021 dalam konferensi pers jelang MotoGP Styria pada Kamis (5/8/2021), sebagaimana dilansir Crash.
Rider 42 tahun itu mengungkapkan bahwa memutuskan pensiun adalah tindakan yang sulit baginya. Meninggalkan olahraga yang sangat dicintainya itu membuatnya merasa sedih.
"Ini momen yang menyedihkan," kata Valentino Rossi dalam konferensi pers jelang MotoGP Styria seperti dikutip dari Crash, Kamis (5/8/2021).
"Karena sulit untuk mengatakan dan mengetahui bahwa tahun depan saya tidak akan balapan dengan motor lagi," tambahnya.
Keputusan Valentino Rossi pensiun sejatinya bukan berita yang mengejutkan. Dalam beberapa tahun terakhir, pamor sembilan kali juara dunia itu di ajang MotoGP memang terus memudar.
Kali terakhir rider Italia itu mampu bersaing memperebutkan gelar adalah saat menjadi runner-up MotoGP 2015 di mana rekan setimnya, Jorge Lorenzo keluar sebagai kampiun.
Pada MotoGP 2016, Valentino Rossi memang kembali finsi sebagai runner-up di belakang Marc Marquez, tetapi dia cuma meraih dua podium kemenangan sepanjang musim.
Perjalanan karier Valentino Rossi (1996-2021)
Baca Juga: Valentino Rossi Punya Tandem Baru di MotoGP Styria 2021
Rossi mengenal dunia balap sejak masih sangat kecil. Dia mengawalinya dengan bermain gokar sebelum beralih ke sepeda motor pada usia lima tahun.
Namun perjalanan kariernya di ajang MotoGP terjadi pada 1996. Dia tampil di kelas 125cc bersama Aprilia, sebelum meraih gelar juara dunia setahun berselang.
Pada 1998, Valentino Rossi promosi ke kelas 250cc. Dia meraih gelar juara dunia pada 1999 untuk kemudian promosi ke kelas MotoGP, di mana dirinya mengukir nama sebagai salah satu pebalap paling terkenal sepanjang masa.
Di awal karier MotoGP-nya, Rossi menunggangi motor Honda sebelum pindah ke Yamaha yang ditandai pertempuran sengit nan terkenal dengan Max Biaggi dan Sete Gibernau.
Meski generasi pebalap terus berubah, Rossi tetap kokoh berada di puncak sebagai rider favorit juara disetiap musimnya.
Dia kemudian bersaing dengan 'generasi baru; seperti Dani Pedrosa, Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan akhirnya Marc Marquez.
Tag
Berita Terkait
-
Putuskan Pensiun, Valentino Rossi Sampaikan Pesan Emosional
-
Resmi, Valentino Rossi Putuskan Pensiun di Akhir Musim MotoGP 2021
-
Atlet Lompat Jauh Yunani Pose 'Gear Second' Luffy dan 4 Berita Sport Menarik
-
Bikin Konferensi Pers Dadakan, Valentino Rossi Siap Umumkan Masa Depannya?
-
Siap-siap! Suzuki Punya Senjata Baru Kalahkan Para Rival di MotoGP Styria 2021
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya