Suara.com - Perkembangan Mick Schumacher dalam tahun debutnya di Formula 1 (F1) musim ini mendapat perhatian khusus dari bos tim Ferrari, Mattia Binotto. Penampilan Mick bikin dirinya senang.
Schumacher, produk akademi Ferrari, menjadi juara dunia Formula 2 tahun lalu, dan pabrikan Italia itu mempromosikan putra dari pebalap legendaris Michael Schumacher tersebut ke F1 bersama tim Haas tahun ini.
Akan tetapi, Haas, yang memakai mesin Ferrari, memilih untuk tidak melakukan pengembangan mobil 2021 mereka, agar bisa fokus membangun mobil penantang tahun depan ketika regulasi baru F1 diperkenalkan.
"Mick di tahun pertamanya di F1 membalap untuk Haas, saya rasa kami bilang saat awal musim bahwa tujuan bagi dia pertama adalah tanpa tekanan, tapi memastikan bahwa dia belajar," kata Binotto seperti dikutip Antara dari laman resmi Formula 1, Rabu (18/8/2021).
"Jadi 2021 akan menjadi tahun penting baginya untuk belajar. Dan saya rasa jika kami melihat tujuan itu dia menjalaninya dengan baik."
Schumacher sempat mengalami momen-momen sulit, seperti ketika bentrokan dengan rekan satu timnya, Nikita Mazepin, di trek, dan kecelakaan di sesi latihan Hungaria, kualifikasi Grand Prix Monako dan Emilia Romagna.
Selain itu, ada pula sorotan ketika ia untuk pertama kalinya lolos ke Q2 di Paul Ricard dan memberi perlawanan kepada Max Verstappen dan George Russell di Hungaria sebelum meraih finis P12, hasil terbaiknya di F1.
Setelah paruh pertama musim, Binotto mengaku senang dengan performa pebalap junior Ferrari itu dan ingin ia lebih menekan lagi di 12 balapan terakhir musim ini.
"Saya rasa Mick sejak awal musim tampil baik, dia belajar, dia membuat progres. Tentunya sedikit kesalahan, tapi itu bagian dari proses pembelajaran," kata Binotto.
Baca Juga: Pengendara Mobil Mewah Kena Apes, Salah Perhitungan Bikin Ferrari Tersangkut di Gang
"Secara keseluruhan dalam hal keseimbangan sejauh ini, kami bisa senang. Hal penting baginya adalah terus berkembang dan mengalami kemajuan di paruh kedua. Tapi saya yakin dia bisa melakukan itu."
Berita Terkait
-
Keputusannya Comeback ke F1 Dikritik, Fernando Alonso Tak Ambil Pusing
-
Viral Vanessa Angel Jajal Profesi Jadi Ojol, Reaksi Warganet Tak Terduga
-
Aston Martin Cabut Banding atas Diskualifikasi Sebastian Vettel
-
Ferrari Ingin Mick Schumacher Bertahan di Haas Musim Depan
-
Viral Mobil Mewah Nyangkut di Gang Sempit, Pengemudi Bingung Cara Keluar
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026