Suara.com - Tim wushu Jawa Timur menargetkan lima medali emas pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Papua, 2-15 Oktober 2021.
"Harapan kami, semoga bisa sesuai target, yaitu lima medali emas dari 12 medali yang diperebutkan," ujar Pelatih Puslatda Wushu Jatim Sherly Hoediono di Surabaya seperti dimuat Antara, Senin (13/9/2021).
Ia pun mengaku optimistis target tersebut dapat diraih karena persiapan atlet sudah maksimal, ditambah lagi dengan kehadiran pelatih asal China Xiao Hai Dong yang sudah mendampingi tim wushu Jatim sejak PON 2012.
"Tinggal bagaimana anak-anak menyiapkan mental terbaik untuk bertanding," ucap mantan atlet wushu nasional tersebut.
Terkait pandemi COVID-19, Sherly mengungkapkan suasana pertandingan akan sangat beda, terutama dari segi persiapan yang dilalui tanpa pemusatan latihan.
Kendati demikian, ia tak ingin menjadikan pandemi sebagai alasan karena seluruh tim atau kontingen dari berbagai provinsi juga mengalami hal serupa.
Sementara itu, tim wushu Jatim yang diperkuat 10 atlet itu nantinya akan bertanding di seluruh materi, termasuk beberapa di antaranya adalah atlet pelatnas.
Sebanyak 10 atlet tersebut terdiri dari enam putra dan empat putri. Keenam atlet putra itu, di antaranya Bobie Valentinus, Seraf Naro Siregar, Muhammad Daffa, William Ajinata, Nicholaus Karanka dan Nico Valentinus. Sedangkan enam atlet putri, yakni Alisya Mellynar, Benedicta Rafaella Karolusia, Natalie Chriselda dan Felda Elvira.
"Nama-nama yang berpotensi meraih medali emas, antara lain Bobie Valentinus, Muhammad Daffa dan Natalie-Rafaella yang tampil di nomor beregu. Tapi, nama-nama lain juga berpeluang meraih medali," kata Sherly.
Baca Juga: PON Papua Jadi Ajang Perbasi Jaring Talenta Berbakat Basket 3x3
"Lawan terberat kami adalah DKI Jakarta. Tapi, kami tetap berusaha maksimal, dan anak-anak sudah siap membawa nama baik Jawa Timur," tambahnya.
Cabang olahraga wushu akan dipertandingkan mulai 29 September hingga 3 Oktober 2021 di Kabupaten Merauke, Papua, dan tim Jatim dijadwalkan berangkat pada 25 September.
PON XX Papua akan diselenggarakan di empat daerah atau klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika.
Total medali emas yang ditargetkan Jatim pada PON Papua mencapai sekitar 120 keping dan menjadi juara umum.
Mereka juga bertekad memperbaiki prestasi pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016, yang menempati posisi kedua di bawah tuan rumah.
Setelah melalui tahap registrasi, jumlah atlet dari masing-masing KONI provinsi hanya berjumlah 6.144 orang, ditambah dengan atlet tuan rumah 922 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 7.066 atlet.
Berita Terkait
-
UMK Jember Tembus 3 Juta, Sudahkah Memenuhi Realitas Hidup Buruh?
-
MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung