Suara.com - Juara dunia MotoGP tahun lalu, Joan Mir kini terpaut kian jauh dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.
Pembalap Suzuki ini berada di urutan tiga klasemen dengan koleksi 167 poin, sementara Quartararo sudah mengoleksi 234 angka.
Cuma finis di urutan enam pada MotoGP Misano, Mir mengaku kesal karena usahanya mempertahankan gelar kian sulit.
Dilansir dari Crash, Mir menilai bahwa dirinya salah pilih ban.
"Jujur saya kecewa. Saya berharap lebih. Di awal balapan saya kesulitan unntuk mendahului. Menggunakan ban depan hard adalah pilihan buruk," tuturnya.
"Normalnya kami tak bisa menggunakan ban keras di depan. Sekarang kami mencoba berubah karena saya butuh sesuatu yang lebih. Saya tak bisa balapan dengan ban medium," imbuhnya.
Rekan setim dari Alex Rins ini berkata bahwa ia akan tampil lebih ngotot di empat balapan yang akan datang.
"Peluang mempertahankan gelar seperti sudah hilang," tuturnya.
"Saya marah karena saya tahu potensi saya tahun ini, saya sedikit membuat kesalahan dan saya lebih baik, namun saya tak mendapat kejuaraan, ini lebih sulit," lanjutnya.
Baca Juga: Andrea Dovizioso Kaget Lihat Fabio Quartararo Raih Podium Di MotoGP San Marino, Kok Bisa?
"Jika saya punya peluang untuk memenangkan balapan, saya akan melakukan beberapa manuver, saya tak peduli jika saya mendapat nol poin," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026