Suara.com - Petenis putri Britania Raya berusia 18 tahun, Emma Raducanu mulai merambah ke dunia fesyen setelah menjadi mitra baru brand perhiasan terkemuka dunia.
Pundi-pundi uang siap diraup Emma Raducanu di saat usianya masih belum genap 20 tahun, hal ini tak lepas dari prestasi yang diraihnya.
Emma Raducanu digadang-gadang sebagai atlet perempuan terkaya dunia setelah menjuarai Grand Slam US Open 2021 di usianya yang masih 18 tahun.
Merek perhisasan ternama Tiffany & Co menjadi brand terkenal pertama yang menjalin kerja sama dengan Emma Raducanu.
Kabar ini dibagikan langsung oleh Emma lewat sebuah tulisan dan foto yang diunggah pada akun Instagram pribadi.
Emma pun antusias dan mengaku bangga bisa mengenakan perhiasan khusus dari Tiffany & Co dalam beberapa pekan terakhir.
"Sangat antusias untuk bergabung dengan keluarga ikonik Tiffany & Co sebagai house ambassador," tulis Emma Raducanu.
"Mampu memakai perhiasan khusus ini selama beberapa pekan terakhir merupakan suatu kehormatan," imbuhnya.
Pertama kali Emma terlihat mengenakan perhiasan dari Tiffany & Co pada saat berlaga di partai final US Open 2021.
Baca Juga: Gadis 18 Tahun Sukses Pikat Hati Manajer Liverpool Jurgen Klopp
Brand perhiasaan terkemuka itu meminjamkan total 16 ribu poundsterling atau sekitar Rp312 juta dari pernak-pernik yang dipakai Emma saat bertanding.
Termasuk sepasang anting mutiara dan berlian seharga lebih dari 44 ribu pound, kemudian gelang seharga 85 ribu pound dan liontin lebih dari 27 ribu pound.
Kemudian saat Emma menghadiri acara Met Gala di Amerika Serikat, sepasang anting senilai 17 ribu pound atau sekitar Rp332 juta dipakainya.
Selain itu, perhiasan Tiffany & Co senilai 100 ribu poundsterling atau sekitar Rp1,9 miliar pernah ia kenakan dalam acara London Fashion Week.
Namanya benar-benar dikaitkan banyak merek ternama dunia setelah menjuarai US Open 2021, setelah sebelumnya hanya memiliki dua sponsor.
Nike dan Wilson dengan kontrak senilai 100 ribu poundsterling, nilai tersebut tentu tidak akan menjadi yang terbesar lagi seiring kerja samanya dengan Tiffany & Co.
Berita Terkait
-
Naomi Osaka Dipastikan Absen di Indian Wells 2021
-
Usai Jalani Operasi, Roger Federer Merasa Lebih Kuat dan Bersemangat
-
Top 5 Sport Sepekan: Jurgen Klopp Terpukau dengan Aksi Emma Raducanu di US Open
-
Top 5 Sport: Jurgen Klopp Terpukau dengan Aksi Emma Raducanu di US Open
-
Emma Raducanu Ingin Lebih Rajin Berlatih Pasca Menangi US Open
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet