Suara.com - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti menyempurnakan kemenangan Indonesia atas tim NBFR (National Badminton Federation of Russia) pada penyisihan pertama Grup C Piala Sudirman 2021 yang digelar di Energia Areena, Vantaa, Finlandia.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu malam WIB, Praveen / Melati membuat duet Rodion Alimov / Alina Davletova bertekuk lutut dengan skor 21-15, 27-25 dalam waktu 41 menit.
Kedua pasangan tersebut pernah bertemu satu kali sebelumnya, yaitu di turnamen India Open 2019. Kala itu, Praveen/Melati menang rubber game atas pasangan Rusia tersebut.
Sementara di Piala Sudirman 2021, Praveen/Melati tampil meyakinkan sejak gim pertama. Mereka memimpin dari awal sampai akhir. Mereka bahkan tak memberikan satu pun kesempatan bagi Alimov/Davletova untuk menyamakan kedudukan.
Praveen/Melati sempat memperlebar jarak 9-4, kemudian lawannya mengejar hingga 10-11. Akan tetapi, Alimov/Davletova tak sanggup menyaingi Praveen/Melati.
Wakil Garuda itu kembali unggul hingga akhirnya merebut kemenangan awal 21-15.
Masuk gim kedua, Praveen/Melati masih memimpin di awal permainan. Namun kali ini lawannya bisa menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Setelah itu, persaingan sengit pun terjadi. Kedua pasangan itu saling mencuri poin dan bergantian memimpin perolehan angka.
Praveen/Melati dan Alimov/Davletova hanya berjarak satu poin. Mereka sama-sama bermain agresif dan kejar-mengejar sampai kedudukan 25-25.
Praveen/Melati kemudian mencoba bermain lebih tenang. Alhasil, pukulan mereka tepat sasaran, dan mereka mampu mengamankan poin-poin kritis, sehingga mengakhiri laga yang mendebarkan itu dengan skor penutup 27-25.
Baca Juga: Fadia / Ribka Mantapkan Keunggulan Indonesia Jadi 4-0
Pada empat laga sebelumnya, Indonesia memetik kemenangan lewat tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.
Anthony mengalahkan Ivan Sozonov dengan skor 21-8, 21-8, sedangkan Gregoria menang straight game atas Anastasiia Shapovalova 21-14, 21-13.
Kemudian Marcus/Kevin menaklukkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dengan skor 21-17, 21-18, sementara Fadia/Ribka unggul 21-13, 21-15 atas pasangan Evgeniya Kosetskaya/Ekaterina Malkova.
Pada penyisihan pertama Grup C, sama seperti Indonesia, Denmark juga memetik kemenangan telak 5-0 atas tim Kanada.
Selanjutnya, Indonesia dijadwalkan menjalani penyisihan kedua Grup C melawan tim Kanada pada Senin (27/9) pukul 20.00 WIB. Sementara pada waktu yang bersamaan, Denmark akan berhadapan dengan NBFR.
[Antara]
Berita Terkait
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
PB Djarum Apresiasi Atlet Berprestasi, Salsabila Zahra Aulia Jadi Bintang Muda Terbaik
-
Status Unggulan Kedua, Bisakah Bobby/Melati Penuhi Ekspektasi di China Masters?
-
Debut Bobby/Melati di Turnamen BWF Papan Atas, Upaya Buktikan Konsistensi
-
Jafar/Felisha dan Bobby/Melati Ikuti Jejak Dejan/Fadia ke Perempat Final Taipei Open 2025
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya