Suara.com - Selama musim MotoGP 2021, Marc Marquez memang belum menampilkan performa terbaiknya. Pemulihan cedera yang belum rampung membuat dirinya terseok-seok dengan pembalap lain.
Meskipun begitu, pembalap Repsol Honda tersebut justru membuat Andrea Dovizioso geleng-geleng kepala.
Mantan pembalap Ducati tersebut menyebut kalau Marc Marquez mampu beradaptasi lebih cepat dari dugaan.
Hal ini terlihat dari torehan hasil yang tidak begitu mengecewakan akhir-akhir ini. Terakhir di MotoGP San Marino 2021, ia berhasil meraih posisi ke-4.
"Marquez mampu berjuang meraih kemenangan meski secara fisik sangat buruk menurut saya," kata Dovizioso dikutip dari Motorsport.
"Ditambah Honda tidak melalui momen bagus, sebagaimana jelas terlihat apa yang dilakukan oleh tim pabrikan lainnya," jelas Dovizioso.
"Apa yang dilakukan Marc Marquez tahun ini sangat gila mengingat kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih," sambung Dovizioso.
Memang cedera panjang Marc Marquez membuat performanya cukup menurun. Namun dengan kegigihannya, Marc Marquez berhasil bangkit perlahan.
Bahkan dengan kondisinya sperti ini, Marc Marquez bisa meraih podium pertama di MotoGP Jerman 2021.
Baca Juga: Diprediksi Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo Sebut Nama Marc Marquez
Oleh karena itu, Andrea Dovizioso hanya bisa geleng-geleng kepala melihat performa Marc Marquez akhir-akhir ini.
Mungkin ia memprediksi musim depan bisa bersaing di papan atas klasemen MotoGP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain