Sport / arena
Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Menpora Zainudin Amali, didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, di Mimika Sport Centre, Mimika, Senin (4/10/2021). (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tetap berjalan lancar meski sejumlah atlet terpapar Covid-19. Menurut Menpora, atlet yang terpapar sudah ditangani dengan baik.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, dokter Silwanus Sumule sebelumnya mengkonfirmasi setidaknya 29 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Ke-29 orang itu terdiri dari atlet, ofisial, dan panitia PON Papua. Kasus tersebar pada empat lokasi penyelenggaraan PON XX Papua yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika.

Menpora, Zainudin Amali. (Dok: Kemenpora)

"Tersiar berita ada yang kena dan itu diketahui setelah mereka mau pulang, kalau yang begitu kan tidak akan mengganggu pertandingan. Jika memang itu terjadi saat pertandingan berlangsung, sudah ada langkah-langkah yang dilakukan panitia dan Satgas, mereka akan dipisahkan dengan yang lainnya, jika ada yang kontak, akan di tracing dan dikarantina," kata Amali saat jumpa pers virtual, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: DKI Jakarta dan Jawa Timur Dominasi Hari Kedua Selam Kolam PON Papua

"Jadi secara umum tentang PON ini berjalan sesuai rencana, belum ada gangguan yang berarti atau signifikan yang membuat harus berhenti. Mudah-mudahan situasi seperti sekarang ini, keamanan kondusif, kemudian ada beberapa yang terkena, tetapi itu tidak mengganggu kelangsungan PON," jelasnya.

Lebih lanjut, Amali menjelaskan bagaimana antisipasi agar tidak terjadi perluasan kasus Covid-19 pada penyelenggaraan PON Papua ini. Menurut Politisi Partai Golkar tersebut sudah ada cara-cara khusus menghadapi situasi tersebut.

"Untuk menghindarkan sama sekali tidak ada yang terpapar itu tidak mungkin karena kita menggelar kegiatan di tengah pandemi. Yang kita lakukan adalah semaksimal mungkin menjaga, kalaupun ada yang terpapar, dia tidak menularkan," terang Amali.

"Soal penanganannya kita koordinasikan dan rata-rata mereka tidak bergejala, karena begitu diswab positif, langsung dipisahkan dan mudah-mudahan ini tidak menjadi klaster atau penularan, dan kita akan pantau terus."

"Dari Satgas juga, karena di Mimika kemarin saya bersama Ketua Satgas dan Menkes memantau semua. kita perhatikan dengan sebaik-baiknya dan mudah-mudahan yang terkena itu bisa segera pulih," jelasnya.

Baca Juga: Sudah Vaksin 2 Kali, Satu Atlet Kaltim yang Berlaga di PON XX Papua Terkonfirmasi Covid-19

Amali menambahkan kasus Covid-19 di PON Papua tidak akan meluas. Sebab, sebagian besar yang terlibat di dalam PON adalah atlet dan pelatih yang pola hidupnya terjaga.

Komentar