Suara.com - Kontingen Nusa Tenggara Barat (NTB) merebut medali emas kedua dari cabang olahraga panjat tebing Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah memenangi perlombaan nomor combined perorangan putri melalui Nurul Iqamah di Mimika, Jumat (8/10/2021).
Tim panjat tebing NTB sebelumnya sudah meraih satu medali emas dari nomor boulder beregu putri yang dipersembahkan trio Anggun Yolanda, Ade Irma Suryani, dan Ayu Fatullah. Selain itu, NTB juga menyabet satu perak dari nomor speed relay putri melalui Anggun Yolanda dan Ade Irma Suryani.
Pencapaian Nurul Iqamah di nomor combined perorangan putri memang sudah ditargetkan tim panjat tebing NTB sejak jauh hari.
"Kami hanya ditargetkan oleh Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB meraih satu emas dari nomor combined," kata pelatih panjat tebing NTB Ari Purnomo.
Nomor combined ini menggabungkan tiga nomor utama di cabang olahraga panjat tebing, yakni speed, lead, dan boulder. Masing-masing atlet harus menuntaskan tiga nomor tersebut dan untuk meraih juara harus menjadi yang terbaik di ketiganya.
Nurul Iqamah mampu menunjukkan penampilan terbaik di semua tantangan tersebut. Ia berhasil menjadi yang tercepat di nomor speed dengan mengalahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Bali untuk perebutan peringkat pertama.
Padahal, Rita sebelumnya menyabet medali emas di nomor speed world record perorangan putri.
Tapi, Nurul mampu mencapai titik puncak dengan catatan waktu tercepat 7,21 detik, unggul 0,10 detik dari Desak Rita.
Selanjutnya di tantangan boulder, Nurul juga menunjukkan performa yang cukup baik dengan dua kali meraih puncak/top dan tiga zona (2T3z), sehingga menempati peringkat kedua.
Baca Juga: Panjat Tebing PON Papua: Raviandi Ramadhan Sabet Perak Nomor Combined Perorangan Putra
Ia kalah dari atlet Jawa Timur Fitria Hartani yang meraih dua kali puncak dari dua kali percobaan, sementara Nurul meraih dua kali puncak dari empat kali percobaan.
Peringkat Nurul jeblok saat melakoni tantangan terakhir di arena lead, dengan menempati urutan ketujuh. Sedangkan peringkat pertama diraih Widia Fujiyanti (Jawa Barat) yang menjadi satu-satunya atlet berhasil memanjat sampai ke puncak.
Setelah poin dari ketiga tantangan itu diakumulasi, Nurul Iqamah memperoleh total poin 14 atau hanya terpaut satu poin dari Widia Fujiyanti yang meraih medali perak. Sementara perunggu menjadi milik Fitria Hartani (Jatim) dengan poin 21. [Antara]
Berita Terkait
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
-
Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League
-
Profil Hyundai Hillstate: Pelabuhan Baru Megawati Hangestri di Liga Korea Selatan
-
Megawati Hangestri Targetkan Bawa Hyundai Hillstate Juara Liga Voli Korea 2026/2027
-
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar, Fokus Regenerasi Atlet Renang Nasional
-
10 Tim Berburu Tiket Kejuaraan Asia Pasifik di HSBC 2026
-
IHR Piala Raja Mangkunegaran 2026 Sukses Digelar, Padukan Pacuan Kuda, Budaya, dan Hiburan Modern
-
Operasi Kaki dan Bahu Marc Marquez Berjalan Sukses di Madrid, Kini Mulai Rehabilitasi
-
Marc Marquez Jalani Dua Operasi Sekaligus, Kaki dan Bahu
-
Francesco Bagnaia Kecewa Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026