Suara.com - Cabang olahraga (cabor) layar menyumbang medali emas kedua bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di PON XX Papua 2021 lewat kelas maraton, Jumat (8/10/2021).
"Medali emas disumbangkan Asmin lewat kelas maraton," papar Ketua Satgas PON Kepri, Buralimar seperti dikutip dari Antara.
Buralimar optimistis cabang layar Kepri masih bisa mendulang emas, mengingat masih ada beberapa kelas lagi yang belum dipertandingkan.
Dia berharap atlet-atlet layar dari Bumi Segantang Lada itu mampu memenuhi target tujuh medali emas.
"Besok pertandingan layar kembali dilanjutkan hingga Selasa (12/10/2021)," kata Buralimar.
Buralimar menyampaikan total sudah enam medali yang dikantongi kontingen Kepri. Dengan rincian dua medali emas dan satu medali perak disumbang dari layar.
Tiga medali perunggu masing-masing diperoleh dari biliar, taekwondo, dan sepak takraw beregu putra.
"Satu tambahan medali lagi sudah di tangan, minimal perunggu. Setelah satu petinju Kepri melangkah ke semifinal," ucap Buralimar.
Buralimar pun mendorong atlet kontingen Kepri terus menanamkan semangat pantang menyerah demi meraih hasil maksimal pada setiap pertandingan di PON Papua.
Baca Juga: PON Papua: Fakhri Husaini Yakin Aceh Lolos ke Semifinal Sepakbola Putra
"Semangat itu 50 persen bagian dari suatu pekerjaan. Jadi jangan mudah menyerah, tetap berusaha keras dan berdoa pada Yang Maha Kuasa," tukas Buralimar.
Berita Terkait
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Bosen Sama Rendang? Sini Cobain Nasi Dagang Anambas Biar Lebaranmu Makin Melayu Paripurna
-
Daftar Cabang BRI Riau, Kepri, dan Sumsel yang Tetap Beroperasi Saat Idulfitri
-
Kasus 2 Ton Sabu, ABK Sea Dragon Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara
-
5 Destinasi Wisata Religi Buddha di Kepulauan Riau, Sarat Sejarah dan Spiritualitas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games