Suara.com - Wakil DKI Jakarta, Alexander Damanik berhasil membawa pulang emas selam laut nomor 6.000 meter fin swimming putra PON XX Papua 2021 meski sempat mengalami kejang otot pada kaki.
“Kram karena terlalu semangat mengejar finis,” kata Alexander usai pertandingan yang berlangsung di Teluk Yos Sudarso, Jayapura, Selasa.
Alexander berhasil finis urutan pertama dengan catatan waktu 01:14:05,59. Pada urutan kedua ditempati oleh wakil Jawa Barat Athalarik Maulidio Fernando dengan catatan waktu 01:14:11,99, disusul oleh wakil Sulawesi Utara Miki Wowor dengan catatan waktu 01:14:30,73.
Berhasil meraih emas, Alexander menyebut kemenangannya tersebut hasil kerja kerasnya setelah melalui latihan panjang.
"Saya sudah persiapkan dari jauh-jauh hari terutama di nomor utama saya di nomor laut ini, sekitar empat bulan sudah jauh hari saya siapkan," kata Alexander.
Pada hari sebelumnya, Alexander telah membawa pulang medali perunggu selam laut nomor 3.000 meter fin swimming putra.
Gagal meraih emas, pelatih DKI Jakarta Rahayu Kawandari mengatakan telah melakukan evaluasi terhadap penampilan Alexander.
"Kemarin evaluasi di antaranya jaga jarak untuk navigasi rambu dan main di stroke," ujar Rahayu.
Dengan strategi tersebut, Alexander berhasil menyabet emas nomor 6.000 meter fin swimming putra. Rahayu memuji kemampuan dan kemauan atletnya yang untuk pertama kalinya terjun pada PON itu menjadi juara.
Baca Juga: Gilas Kaltim 5-1, Tuan Rumah Lolos ke Final Sepak Bola Putra PON Papua
"Saya sebagai pelatih membebaskan atlet. Latihan dia meminta tambahan program. Kita sebelumnya latihan biasa 4 bulan TC di kolam renang Cikini. Untuk nomor laut saya tambahkan programnya,” kata Rahayu.
Cabang olahraga selam laut PON Papua mempertandingkan total delapan nomor yang akan bergulir selama empat hari, mulai Senin ini sampai Kamis pekan ini.
[Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026