Suara.com - Pecatur putri asal Jawa Barat, WGM (Woman Grandmaster) alias IM (International Master) Irene Kharisma Sukandar akhirnya meraih medali emas nomor standar putri PON XX Papua 2021 setelah menyelesaikan pertandingan sembilan babak di Swiss-Bellhotel, Merauke, Papua, Rabu (13/1/2021).
Dalam pertandingan dua babak tersisa, WGM Irene Kharisma berhasil meraih kemenangan atas Linarti Putungan dari Sulawesi Utara dan pecatur tuan rumah Papua, Ivana Lasama. Secara keseluruhan Irene Kharisma mengumpulkan poin 8 dari tujuh kemenangan dan dua kali remis.
Irene mengungguli Chelsie Monica Sihite dari Kalimantan Timur di posisi kedua dengan mengemas poin 7 dan Regita Desyari Putri (Kalimantan Tengah) dengan poin 6,5 di urutan ketiga.
Irene Kharisma mengaku sangat lega dengan raihan medali emas pada PON Papua setelah pada pertandingan sebelumnya hanya meraih medali perak di nomor catur kilat dan catur cepat.
"Rasanya lega ya karena dua kali miss dan nomor standar ini tidak miss karena saya rasa ini spesialisasi saya," kata Irene seperti dimuat Antara, Rabu.
Menurut Irene, kunci keberhasilannya meraih medali emas nomor catur standar putri karena dirinya telah melupakan dua kali kegagalan di nomor catur kilat dan catur cepat.
"Jadi memang untuk waktu dan ruang bersedih hampir tidak ada. Kita harus comeback lagi karena atlet juga kan seperti ksatria, setelah kita kena jotos harus bisa bangkit lagi," ujarnya.
Irene mengatakan bahwa persaingan dalam perebutan medali emas catur standar putri cukup ketat, terutama dari atlet DKI Jakarta dan Kalimantan Timur sebagai pesaing terberatnya.
"Paling kuat otomatis seeded dua Chelsie Monica Sihite dari Kaltim dan Theodora Walukow (DKI) juga sangat bagus, juga dari Kalteng (Regita Desyari Putri) karena dilihat dari perolehan medali saja hanya kita berempat yang dapat," tutur Irene.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Nonton Gratis di HP! Ini Link Live Streaming Aksi Wakil Tanah Air di Indonesia Masters 2026 Hari Ini
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Rabu 21 Januari: Ginting hingga Putri KW Tampil
-
Leo/Bagas Bersua Fajar/Fikri di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2026
-
Debut di Istora Sebagai Ganda Baru, Shohibul Fikri Ungkap Kesan Berpasangan dengan Fajar Alfian
-
Alami Jari Sobek, Reza Pahlevi Ceritakan Kondisi Terkini di Indonesia Masters 2026
-
Aturan Baru Servis '25 Detik' Diterapkan di Indonesia Masters 2026, Sabar/Reza Mendukung
-
Marc Marquez Prioritaskan Bertahan di Ducati, Buka Opsi Kontrak Baru Dua Musim
-
Mabruk Arib Dzaky Jadi Pembawa Bendera di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: CdM Reda Manthovani Apresiasi Kesiapan Tim Medis Kontingen Indonesia
-
Baru Comeback usai Cedera, Anthony Ginting Tak Pasang Target di Indonesia Masters 2026