Suara.com - Shesar Hiren Rhustavito memastikan kemenangan Indonesia 3-2 atas China Taipei, Rabu (13/10/2021). Hasil tersebut membuat Indonesia lolos ke perempat final Piala Thomas 2020 sebagai juara Grup A
Pada pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Shesar yang turun di partai kelima menang 16-21 21-18 21-19 atas Chi Yu Jen setelah bermain selama satu jam 13 menit.
Pada gim pertama, Shesar langsung memimpin 4-1. Sementara Chi Yu Jen berbalik unggul 9-8 dan memimpin 11-10 di interval
Chi Yu Jen masih terus memimpin 17-14 dan akhirnya merebut gim pertama setelah mengalahkan Shesar 21-16.
Pada gim kedua, Shesar sempat tertinggal 1-4 dari Chi Yu Jen dan tunggal putra Taipei ini semakin jauh memimpin 1-7.
Namun Shesar bangkit dan menyamakan poin menjadi 9-9. Tunggal putra Indonesia ini balik unggul dan memimpin 11-9 di interval.
Chi Yu Jen sempat menyamakan poin 13-13 dan permainan berlangsung ketat. Shesar memimpin 18-16 dan merebut gim kedua 21-18.
Pada gim ketiga, Shesar sudah memimpin 4-2 di awal dan terus menjaga keunggulan 11-6 hingga interval.
Laga berjalan ketat Chi Yu Jen sempat menyamakan poin 15-15 namun Shesar kembali memimpin 16-15 setelah bola lawan keluar.
Baca Juga: Piala Thomas: Ahsan/Daniel Kalah, Indonesia vs China Taipei 2-2
Chi Yu Jen kembali menyamakan poin 16-16 dan keduanya kembali saling kejar mengejar poin
Shesar akhirnya merebut gim ketiga ini dengan skor 21-19 setelah pengembalian bola Chi Yu Jen gagal melewati net.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia menang 3-2 atas China Taipei dan memastikan diri menjadi juara Grup A Piala Thomas.
Indonesia berada di puncak Grup A setelah meraih tiga kemenangan setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair 5-0 dan Thailand 3-2.
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026