Suara.com - Sosok Marc Marquez ternyata pernah mengubah mindset pembalap muda dari yang dulunya benci sekarang menjadi cinta dunia balap.
Dialah pembalap Red Bull KTM Ajo Moto2, Raul Fernandez. Pembalap muda ini memang menjadi sosok yang diidam-idamkan mampu bersaing di MotoGP.
Saat ini, ia pun menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjuarai Moto2 2021. Tak disangka, sebelumnya ia membenci dunia balap motor, padahal ayahnya sendiri justru penggemar MotoGP.
Hal yang membuat dirinya membenci balap adalah sebuah insiden kecelakaan yang menimpanya. Rupanya ia pernah terjatuh dari motor.
Namun perlahan tapi pasti, ia mulai menyukai balap motor. Ia memulai karir dan baru ikut balap motor pada usia 11 tahun.
Hal ini terbilang cukup terlambat jika dibandingkan dengan pembalap-pembalap lain yang memulai karier mereka bahkan ketika masih balita.
"Atas alasan tertentu, hidup saya ini sangat aneh dengan motor. Saya memulai karier sangat terlambat, pada usia 11 tahun," kata Raul Fernandez, dikutip dari Marca.
"Tapi sebelum saya lahir, saya sudah punya motor. Ayah saya penggemar balap motor, rajin pergi ke Jerez 18 tahun beruntun," ungkap Fernandez.
"Saya sendiri pernah mencoba naik motor, namun jatuh, dan saya bilang, 'Aku tak mau tahu apa pun soal motor'," lanjutnya.
Baca Juga: Fabio Quartararo Mulai Digoda untuk Pindah Pabrikan, Manajernya Angkat Bicara
Kebencian tentang balap motor pun berubah ketika dirinya melihat sosok Marc marquez di GP125 Portugal.
Marc Marquez berhasil memenangkan balap usai start di posisi belakang karena terjatuh dari motor.
"Saat saya menonton balapan Estoril 2010, yakni saat Marc menang usai jatuh, ayah saya bilang, 'seseorang bisa ada di sana untuk mencoba', Lalu saya bilang, 'kalau ayah tak membawa kami ke sana...' Nyatanya, ia membawa saya ikut balap motor, dan lihat apa yang terjadi sekarang," tutup Fernandez.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya