Suara.com - Marc Marquez harus melewatkan seri MotoGP Algarve 2021 pada pekan lalu. Hal ini disebabkan dirinya mengalami kecelakaan parah saat menjalani latihan offroad sebelum MotoGP Algarve 2021 berlangsung.
Menurut dokter yang menangani, pembalap tim Repsol Honda tersebut mengalami gegar otak.
Ia harus istirahat dari balapan untuk pemulihan cedera gegar otak tersebut. Jika dipaksakan balapan, bukan tidak mungkin kondisinya makin memburuk.
"Setelah beberapa hari beristirahat di rumah dan melihat kondisinya masih kurang sehat, hari ini Marquez telah menjalani medical check up dan diperiksa dokter untuk mengevaluasi statusnya saat ini,” tulis HRC melalui laman resminya.
Namun ada kabar yang cukup tidak mengenakkan. Hal ini datang dari pembalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro.
Ia menduga kalau Marc Marquez tak hanya alami gegar otak saja. Ada satu cedera lagi yang menimpa pembalap Repsol Honda tersebut, yakni patah tangan.
“Tidak ada yang memiliki informasi pasti tentang bagaimana kecelakaannya terjadi. Mungkin tangan Marquez juga patah. Satu hal yang pasti, ia tidak ada di sini karena mengalami gegar otak. Di saat bersamaan, Marc biasanya melakukan apa saja untuk mengikuti balapan,” ujar Aleix Espargaro dilansir dari Tuttomotoriweb.
“Semua orang tahu. Saya tidak tahu apakah emosi adalah kata yang tepat. Saya pikir itu sesuatu yang lebih buruk (dari gegar otak),” lanjut pembalap Aprilia Gresini tersebut.
Jika kondisi yang diucapkan Aleix Espargaro benar, bukan tidak mungkin Marc Marquez akan istirahat panjang seperti musim lalu.
Baca Juga: Ini Dia Sosok Pengganti Marc Marquez yang Absen di MotoGP Algarve 2021
Apalagi jika kondisi semakin memburuk, bisa jadi Marc Marquez akan memilih pensiun lebih cepat.
Waduh, sayang sekali jika Marc Marquez harus pensiun lebih cepat. Semoga tidak separah yang dikatakan Aleix Espargaro cedera yang dideritanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders