Suara.com - Sempat jadi pembalap andalan KTM dan kini sedang beradaptasi dengan tim Repsol Honda, Pol Espargaro mengaku bahwa dirinya pernah hampir bergabung dengan Suzuki.
Dilansir dari Crash, pria Spanyol ini menuturkan bahwa ia menyesal bertahan di tim satelit Yamaha yang pada waktu itu masih berlabel Tech 3.
Batal gabung ke Suzuki, saat bertahan di Tech 3 Yamaha di tahun 2015 dan 2016, pria yang kini jadi rekan setim Marc Marquez tersebut justru malah terseok-seok.
"Pada tahun itu, itu adalah tahun Suzuki kembali ke Kejuaraan Dunia dan saya mendapat tawaran. Maksudku, kami sedang berbicara dengan mereka," ucap Pol.
“Saya mendapat beberapa janji dari Yamaha dan mereka membicarakan, seperti yang bisa Anda bayangkan, pensiunnya Valentino Rossi," lanjutnya.
Mendapat iming-iming menjadi pengganti Rossi yang diisukan bakal pensiun, saudara dari Aleix Espargaro tersebut justru mengalami nasib buruk.
"Dan pada saat itu, saya katakan setelah tahun pertama saya hampir berada di puncak, di lima besar, 'oke, tunggu saja, karena mungkin Anda akan berada di tim pabrik'," imbuhnya.
“Kemudian, tahun kedua, itu tidak berjalan baik. Saya mengalami arm pump, saya perlu operasi di tengah musim, saya berada di balapan Suzuka 8 Jam dan itu bukan tahun yang hebat, tahun yang hebat.
"Kemudian saya melihat Suzuki mulai membuat beberapa hasil yang luar biasa dan sangat, sangat cepat. Dan pada saat itu, saya berkata, 'oke, Anda membuat pilihan yang salah, Anda seharusnya pindah ketika Anda memiliki kesempatan'."
Baca Juga: Kondisi Marc Marquez Jadi Sorotan, Berpotensi Absen Balapan 4 Bulan Lebih?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia