Sport / Balap
Kamis, 11 November 2021 | 20:32 WIB
Pol Espargaro saat tes di sirkuit Jerez (MotoGP)

Suara.com - Sempat jadi pembalap andalan KTM dan kini sedang beradaptasi dengan tim Repsol Honda, Pol Espargaro mengaku bahwa dirinya pernah hampir bergabung dengan Suzuki.

Dilansir dari Crash, pria Spanyol ini menuturkan bahwa ia menyesal bertahan di tim satelit Yamaha yang pada waktu itu masih berlabel Tech 3.

Batal gabung ke Suzuki, saat bertahan di Tech 3 Yamaha di tahun 2015 dan 2016, pria yang kini jadi rekan setim Marc Marquez tersebut justru malah terseok-seok.

"Pada tahun itu, itu adalah tahun Suzuki kembali ke Kejuaraan Dunia dan saya mendapat tawaran. Maksudku, kami sedang berbicara dengan mereka," ucap Pol.

“Saya mendapat beberapa janji dari Yamaha dan mereka membicarakan, seperti yang bisa Anda bayangkan, pensiunnya Valentino Rossi," lanjutnya.

Mendapat iming-iming menjadi pengganti Rossi yang diisukan bakal pensiun, saudara dari Aleix Espargaro tersebut justru mengalami nasib buruk.

Pol Espargaro saat masih bergabung di Tech 3 Yamaha. (AFP)

"Dan pada saat itu, saya katakan setelah tahun pertama saya hampir berada di puncak, di lima besar, 'oke, tunggu saja, karena mungkin Anda akan berada di tim pabrik'," imbuhnya.

“Kemudian, tahun kedua, itu tidak berjalan baik. Saya mengalami arm pump, saya perlu operasi di tengah musim, saya berada di balapan Suzuka 8 Jam dan itu bukan tahun yang hebat, tahun yang hebat.

"Kemudian saya melihat Suzuki mulai membuat beberapa hasil yang luar biasa dan sangat, sangat cepat. Dan pada saat itu, saya berkata, 'oke, Anda membuat pilihan yang salah, Anda seharusnya pindah ketika Anda memiliki kesempatan'."

Baca Juga: Kondisi Marc Marquez Jadi Sorotan, Berpotensi Absen Balapan 4 Bulan Lebih?

Load More