Suara.com - Usai mengalami kecelakaan saat menunggangi motor off-road, Marc Marquez dipastikan menepi dari lintasan dan melewatkan seri penutup MotoGP musim ini karena mengalami diplopia (penglihatan ganda).
Dilansir dari Crash, Dokter Sanchez Dalmau yang merawatnya berujar bahwa diplopia yang dialami pembalap Spanyol tersebut bukan terjadi pertama kali.
Perawatan cedera mata ini membuat Marquez terpaksa menepi selama beberapa bulan pada tahun 2011.
"Dalam momen-momen berat seperti ini, tampaknya ketika hal buruk terjadi, semua terjadi secara bersamaan. Usai mengunjungi dr. Sanchez Dalmau, episode baru dari diplopia (penglihatan ganda) dikonfirmasi seperti pada 2011," tulis Marquez melalui akun Twitternya.
"Kami harus kesabaran, namun jika ada satu hal yang sudah saya pelajari, maka itu adalah menghadapi kesulitan dengan mental positif. Terima kasih atas dukungan kalian," imbuhnya.
Dalmau sendiri merupakan dokter yang pernah merawat pembalap Repsol Honda tersebut sedekade lalu.
Dengan cedera yang sama, Marc berpotensi harus absen dari lintasan balap hingga empat bulan atau bahkan lebih, seperti saat ia masih balapan Moto2.
"Perawatan konservatif dengan pembaruan berkala telah dipilih untuk mengikuti evolusi klinis," hanya itu yang dikatakan Dokter Dalmau tentang terapi Marquez saat ini.
Akankah Marquez bisa sembuh tepat waktu dan punya cukup waktu untuk melakukan persiapan MotoGP 2022? Hal ini hanya bisa dijawab oleh waktu.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Usulkan Pembalap MotoGP Wajib Punya SIM Super, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas