Suara.com - Sebanyak 153 sampel siap dikirim oleh Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) ke laboratorium yang ada di Qatar sebagai upaya untuk mempercepat pembebasan sanksi badan anti-doping dunia, WADA.
Dikutip dari laman resmi Kemenpora, Sabtu (13/11/2021), sampel tersebut diperoleh dari para peraih medali emas serta atlet pemecah rekor nasional pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2021.
Sampel tersebut diagendakan akan dikirimkan pada Senin (15/11/2021) atau dua hari setelah upacara penutupan.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, saat berkunjung sekaligus mengecek sampel uji doping di Balai Laboratorium Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua, Jumat (12/11/2021), meminta LADI untuk segera memenuhi permasalahan teknis, berupa tes doping plang (TDP), baik yang diambil di dalam maupun di luar kompetisi.
“Saat ini melalui ajang Peparnas Papua sudah didapat 153 sampel urin, mudah-mudahan bisa terpenuhi hingga 200 sampai dengan besok karena masih ada perebutan medali dan kemungkinan ada pemecahan rekor lagi, sehingga setelah terpenuhi langsung dikirimkan ke laboratorium yang ada di Qatar,” kata Zainudin.
Sebelumnya, LADI juga telah mengirimkan 723 sampel yang didapat dari PON Papua. Pengiriman terbagi ke dalam dua tahap, yakni 202 sampel dikirimkan pada 19 Oktober dan 521 sampel pada 25 Oktober.
Namun LADI masih harus memenuhi target 122 sampel uji doping yang diambil di luar kompetisi, yang diharapkan dapat selesai pada akhir November.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) LADI Dessy Rosmelita mengatakan setelah dikirim ke Qatar, hasil uji doping bisa didapat dalam waktu sekitar tiga pekan.
“Kami memerlukan kira-kira tujuh hingga 10 hari untuk pengiriman sampel ini dari Jakarta ke Anti-Doping Lab (ADL) di Qatar, tergantung kargonya,” katanya.
Baca Juga: Peparnas Papua: Tuan Rumah Juara Umum Cabor Panahan
“Untuk hasilnya akan kami bisa mendapatkannya sekitar tiga pekan, namun kami minta 20 hari, tapi saya tadi dapat balasan email dari Qatar mereka tidak sanggup, karena banyaknya jumlah sampel yang kami kirimkan," pungkas Dessy. [Antara]
Berita Terkait
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi