"Saya pikir format ini harus diberi kesempatan, tetapi saya tidak berpikir bahwa para penggemar akan berkeliling dunia setiap tahun. Ini tidak seperti sepak bola."
Kapten tim Inggris Leon Smith mengatakan para pemain dan kapten harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
"Semua orang ingin Piala Davis memiliki bagian penting ke depan. Berbicara dengan siapa pun: atmosfer, lingkungan sangat penting. Saya tahu bahwa segala sesuatunya harus berubah. Kosmos akan mencoba menemukan yang terbaik, tetapi harus ada keterbukaan dialog tentang masa depan kompetisi."
Kapten Austria Stefan Koubeck mengatakan Piala Davis tidak akan pernah sama lagi.
"Ini tidak seperti dulu ketika saya masih bermain. Pertandingan kandang sangat dirindukan dan Anda tidak dapat mengimbanginya," kata Koubeck di Innsbruck, di mana pertandingan akan digelar tanpa penggemar karena penguncian atau lockdown COVID-19.
Final tahun ini berakhir pada 5 Desember di Madrid.
Tag
Berita Terkait
-
Menpora: ITF M15 dan M25 Bali Jadi Pemanasan SEA Games 2025
-
Minta Tipping Fee Diturunkan Depan Zulhas dan Pratikno, Pramono Mau Lanjutkan ITF Sunter?
-
Air Mata Nadal Warnai Laga Pamungkas di Piala Davis
-
Sebut Pemprov DKI Masih Takut, Pramono Anung Janji Lanjutkan Proyek ITF Sunter jika Menang Pilkada
-
Tak Lanjutkan Proyek ITF dan Pilih Bangun RDF, Heru Budi Dikecam
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026
-
Komentar Veda Ega Pratama usai Debut di Moto3 Langsung Finis Kelima
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Pelantikan Pengurus Jatim, PB ORADO Tegaskan Komitmen Pembinaan Profesional