Suara.com - Novak Djokovic membawa Serbia ke semifinal Piala Davis melawan Kroasia ketika petenis nomor satu dunia itu menjadi pahlawan dalam pertandingan melawan Kazakhstan di Madrid, Rabu waktu setempat atau Kamis WIB.
Serbia harus berjuang ketika petenis veteran Kazakh Mikhail Kukushkin mengalahkan debutan Miomir Kecmanovic dalam laga epik tiga jam pertama di nomor tunggal.
Namun, Djokovic dengan tenang menyamakan kedudukan dengan mengalahkan Alexander Bublik dua set langsung, sebelum kembali ke lapangan untuk bekerja sama dengan Nikola Cacic dan mengalahkan pasangan Kazakh Andrey Golubev dan Aleksandr Nedovyesov 6-2 2-6 6-3.
"Saya bangga dengan semangat juang kami. Kami melempem di set kedua tetapi kami bangkit kembali dan menahan ketegangan kami, saya bangga dengan Nikola dan bangga dengan tim ini," kata Djokovic, dikutip dari Reuters seperti dimuat Antara.
Serbia akan menghadapi Kroasia di Madrid Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB, sementara slot lainnya untuk semifinal masih akan diperebutkan oleh Federasi Tenis Rusia dan Swedia untuk berhadapan dengan Jerman, yang telah lebih dulu mengamankan tempat.
Kazakhstan bergerak mendekati semifinal ketika Kukushkin yang berusia 33 tahun melewati pertarungan tiga jam 18 menit melawan Kecmanovic yang berusia 22 tahun. Dia bangkit dari ketinggalan 2-5 pada set penentuan dan menyelamatkan empat match point sebelum mengubah match point kelimanya dalam tiebreak yang menegangkan untuk menang 7-6(5) 4-6 7-6(11).
Kecmanovic melakukan sedikit kesalahan tetapi tidak bisa menyingkirkan lawannya.
Kapten Serbia Viktor Troicki memilih nomor 69 dunia Kecmanovic dibanding nama lainnya yang lebih berpengalaman.
Kukushkin, yang sekarang berada di peringkat 182 tetapi pernah masuk ke dalam 40 besar, memulai dengan lambat saat dia kehilangan servis gim pembukanya, tetapi jam terbangnya terlihat saat dia merebut set pertama dengan tiebreak dan memimpin 4-2 dengan break di set kedua.
Baca Juga: Piala Davis: Tekuk Inggris, Jerman Amankan Tempat di Semifinal
Namun, Kecmanovic menemukan permainannya, dan memenangi tujuh gim berturut-turut untuk merebut set kedua dan unggul 3-0 di set penentuan sebelum Kukushkin menyerang.
Dengan berhati-hati, Kukushkin menyelamatkan tiga match point saat Kecmanovic melakukan servis pada kedudukan 5-3.
Petenis Serbia itu menunjukkan ketahanan yang luar biasa untuk mencegah empat match point tetapi Kukushkin akhirnya menyelesaikan tugasnya ketika dia mengambil pertandingan.
Sementara itu, Djokovic tidak mengalami kesulitan saat menghadapi Bublik dalam kemenangan 6-3 6-4 -- kemenangan tunggalnya ke-17 berturut-turut di Piala Davis.
Berita Terkait
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
PSSI Wajib Gerak Cepat, Timur Kapadze Kini Masuk Radar Klub Kazakhstan
-
Kronologi Pelatih FK Radnicki, Mladen Zizovic Wafat di Tengah Pertandingan
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya