Sport / balap
Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
(Dari kiri ke kanan): Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Livio Suppo. [AFP/Kazuhiro Nogi]

Suara.com - Mantan Bos Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo menyoroti tentang pengembangan motor yang dilakukan tim Repsol Honda di MotoGP.

Ia menilai kalau pengembangan motor Honda terbilang biasa-biasa saja, tak ada perubahan sedikitpun.

Livio Suppo memang pernah menjadi bagian dari tim Repsol Honda. Namun ia memutuskan pensiun di tahun 2017.

Ia melihat banyak masalah di dalal tim Repsol Honda terutama dalam pengembangan motor Honda.

Baca Juga: Pernah Jadi Rival, Casey Stoner Berikan Petuah kepada Marc Marquez untuk MotoGP 2022

Bahkan ia menyebut kalau ada kesalahan yang membuat pengembangan motor Honda tak sesuai ekspektasinya.

Marc Marquez saat sirkuit Aragon 2021 (Twitter/marcmarquez93)

"Adalah kesalahan melepas Dani Pedrosa pergi. Dia memperlihatkan pengembangan motor mengarah di mana hanya Marc (Marc Marquez) yang bisa menjadi kuat," ujar Suppo dilansir dari Speedweek.

Sementara ini, Marc Marquez yang digadang-gadang menjadi pengembang Honda RC213V tengah kembali didera masalah.

Marc Marquez pun diprediksi tidak akan bisa tampil di seri pembuka MotoGp 2022 karena masih dalam tahap penyembuhan.

"Saya sangat menyesal untuk Honda bahwa mereka harus berjuang seperti itu sekarang. Karena ketika saya meninggalkan tim setelah musim 2017, itu sangat kuat," beber Suppo.

Baca Juga: Casey Stoner Yakini Marc Marquez Bisa Kembali Kompetitif Segera setelah Sembuh dari Cedera

"Anda harus menemukan cara yang tepat. Dan saya berharap Marc Marquez akan baik-baik saja. Itu pasti akan membantu," pungkasnya.

Komentar