Suara.com - Mantan Bos Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo menyoroti tentang pengembangan motor yang dilakukan tim Repsol Honda di MotoGP.
Ia menilai kalau pengembangan motor Honda terbilang biasa-biasa saja, tak ada perubahan sedikitpun.
Livio Suppo memang pernah menjadi bagian dari tim Repsol Honda. Namun ia memutuskan pensiun di tahun 2017.
Ia melihat banyak masalah di dalal tim Repsol Honda terutama dalam pengembangan motor Honda.
Bahkan ia menyebut kalau ada kesalahan yang membuat pengembangan motor Honda tak sesuai ekspektasinya.
"Adalah kesalahan melepas Dani Pedrosa pergi. Dia memperlihatkan pengembangan motor mengarah di mana hanya Marc (Marc Marquez) yang bisa menjadi kuat," ujar Suppo dilansir dari Speedweek.
Sementara ini, Marc Marquez yang digadang-gadang menjadi pengembang Honda RC213V tengah kembali didera masalah.
Marc Marquez pun diprediksi tidak akan bisa tampil di seri pembuka MotoGp 2022 karena masih dalam tahap penyembuhan.
"Saya sangat menyesal untuk Honda bahwa mereka harus berjuang seperti itu sekarang. Karena ketika saya meninggalkan tim setelah musim 2017, itu sangat kuat," beber Suppo.
Baca Juga: Pernah Jadi Rival, Casey Stoner Berikan Petuah kepada Marc Marquez untuk MotoGP 2022
"Anda harus menemukan cara yang tepat. Dan saya berharap Marc Marquez akan baik-baik saja. Itu pasti akan membantu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field