Suara.com - Isu didepaknya pasangan ganda campuran Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti dari Pelatnas PBSI sempat mencuat. Terkini, Melati Daeva mengunggah foto yang terkesan memperkuat sinyal tersebut.
Rumor dicoretnya Praveen / Melati dari Pelatnas PBSI kabarnya diucapkan kedua pemain dalam sebuah forum di depan ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin.
Melati Daeva Oktavianti bahkan disebut sampai menangis saat memberikan kabar pencoretan yang juga menyasar beberapa pebulu tangkis lain dari sektor ganda campuran.
Mereka antara lain Gloria Emanuelle Widjaja, Akbar Bintang Cahyono, Andika Ramadiansyah, dan Marsheilla Gischa Islami.
Kabar tersebut cukup mengejutkan mengingat Praveen / Melati dan Gloria --bersama sang partner Hafiz Faizal-- merupakan dua wakil ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Praveen / Melati saat ini menempati peringkat lima dunia, sementara Hafiz / Gloria berada di peringkat ke-11.
Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin saat dihubungi Suara.com pada Rabu (5/1/2022), menyampaikan pendapat yang diplomatis di mana dirinya enggan memastikan benar tidaknya rumor tersebut.
"Ya belum ada keputusan sih. Yang jelas, keputsan saat ini semua pemain Pelatnas [PBSI] di kembalikan ke klub masing-masing melalui PBSI Provinsi. Mereka semua sudah balik ke klub, latihan semua," beber Yoppy saat itu.
"Masalah status di coret atau tidak, saya tak ada kepastian. Itu masih rumor, belum ada hitam di atas putih. Jadi saya tak bisa menanggapi, kalau saya bilang dicoret 'kan belum ada keputusannya."
Baca Juga: Dejan / Serena Satu-satunya Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021?
Berselang dua pekan, isu dicoretnya Praveen / Melati dari Pelatnas PBSI kembali mencuat. Hal itu setelah Melati mengunggah foto yang memperlihatkan momen dirinya bersama rekan-rekannya, dan pelatih di Pelatnas PBSI.
Unggahan foto itu dibubuhi caption atau keterangan "New Chapter" oleh pebulu tangkis spesialis ganda campuran berusia 27 tahun tersebut.
Unggahan Melati itu pun mendapat respons dari teman-teman terdekatnya. Melalui Instagram Story, dia mengunggah ulang postingan mantan staf media PBSI, Nafielah Mahmudah dan pebulu tangkis ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Nafleah dalam unggahannya menyampaikan doa terbaik untuk Melati Daeva merujuk posting "New Chapter" yang sang pebulu tangkis unggah.
"Baru saja mau ikut komentar [di unggahan foto Melati Daeva], ternyata dikunci. Selamat berpetualang Melati, All is well," tulis Nafleah.
Sementara Fadia mengunggah foto dirinya bersama Melati dengan menyematkan kalimat "create your own sunshine".
Performa Praveen / Melati pada 2021 memang cukup mengecewakan di mana mereka tak mampu meraih satu gelar pun.
Sebagai ujung tombak sektor ganda campuran, pasangan berjuluk Honey Couple ini tampil mengecewakan di Olimpiade Tokyo di mana mereka terhenti di perempat final.
Kali terakhir mereka menjadi juara adalah di All England 2020. Saat itu mereka mengalahkan wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh / Sapsiree Taerattanachai 21-15, 17-21, 21-8.
Tag
Berita Terkait
-
Perluas Lingkup Pembinaan, PBSI Resmikan Pelatnas Wilayah Barat
-
Rumor Praveen / Melati Dicoret PBSI, Ketua PB Djarum: Belum Ada Hitam di Atas Putih
-
PBSI Klarifikasi Isu Jonatan Christie Tinggalkan Pelatnas
-
Unggah Kalimat Perpisahan, Jonatan Christie Tinggalkan Pelatnas PBSI
-
Kejutan! Rival Praveen / Melati Asal China Langsung Tersingkir di Kejuaraan Dunia 2021
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026