Suara.com -
Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez kembali berlatih mengendarai motor besar saat melibas trek Aragon sembari menguji kesiapan fisiknya menjelang sesi tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia bulan depan.
Kali ini juara dunia MotoGP enam kali itu mengendarai motor Honda CBR600rr di sirkuit Spanyol itu Kamis waktu setempat setelah awal pekan ini dia menguji fisiknya dengan menunggangi motor RC213V-S di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal.
Marquez melaporkan tidak ada keluhan diplopia yang dialaminya setelah merampungkan 65 putaran sirkuit Portimao yang menjadi tanda baik sebelum dinyatakan fit untuk turun di Sepang.
Marquez tengah mengalami diplopia atau penglihatan ganda yang merupakan cedera yang dia dapatkan menyusul kecelakaan saat berlatih motorcross akhir musim lalu.
Imbas dari cedera itu, Marquez harus melewatkan dua balapan pemungkas musim MotoGP 2021 dan sesi tes pascamusim.
Kabar positif datang pekan lalu ketika Marquez mendapat restu dari dokter Sanchez Dalmau untuk kembali berlatih dengan sepeda motor menyusul perbaikan penglihatannya.
Sang pebalap akan mengikuti saran dari tim medis setelah merampungkan latihan di Portimao sebelum konfirmasi burgar untuk mengikuti tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 5-6 Februari.
Marquez menyadari proses penyembuhan akan berjalan lambat karena dia pernah mengalami cedera serupa 2011 silam.
"Sejak saya cedera, tujuan saya salah mencoba menjadi yang pertama melakukan tes atau balapan pertama dan sepertinya kami berada dalam jalurnya. Sekarang saya perlu melakukan tes satu hari di sirkuit Grand Prix dan melakukan satu hari penuh dengan lap yang banyak untuk melihat apakah saya kelelahan atau apakah saya memiliki masalah."
Baca Juga: KTM Ungkap Ingin Tiru Jejak Tim Pramac Racing di MotoGP 2022
"Kami perlu mengevaluasi hal itu sebelum saya diizinkan membalap di tes Malaysia," kata Marquez di sela-sela presentasi tim HRC seperti ditulis laman resmi MotoGP, Jumat lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
-
Fabio Quartararo ke Honda? Peluang yang Kian Masuk Akal di MotoGP 2027
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026