Suara.com - Unggulan ketiga Alexander Zverev menang meyakinkan pada babak ketiga Australian Open di John Cain Arena yang merupakan lapangan favoritnya pada Grand Slam pembuka musim tersebut.
Petenis Jerman berperingkat tiga dunia itu mengalahkan petenis kualifikasi Radu Albot 6-3, 6-4, 6-4 untuk menuju babak 16 besar di Melbourne.
"Luar biasa, ini lapangan favorit (di Melbourne) karena saya tidak pernah kalah dalam pertandingan di sini. Saya harap ini terus berlanjut. Dukungannya juga luar biasa, menyenangkan sekali bermain di depan banyak penonton lagi," kata Zverev dalam laman resmi ATP Tour seperti dimuat Antara, Jumat.
Pertemuan perdana antara Zverev dan Albot terjadi pada babak pertama US Open 2019 yang berakhir dengan kemenangan lima set Zverev.
Namun pada pertemuan kedua hari ini, peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu memastikan tak ada lagi laga yang berlarut-larut dan melelahkan.
Zverev membuat 16 ace dan memenangkan 83 persen poin (57/69) dari servis pertamanya. Dia mengalahkan petenis peringkat 124 dunia itu dalam waktu satu jam 57 menit.
Pada dua babak sebelumnya, Zverev menang dua set langsung dari Daniel Altmaier dan John Millman. Zverev juga tak membiarkan petenis Moldova itu mengembangkan permainannya sebaliknya terpaksa mengikuti gaya permainan Zverev yang menyulitkan.
Meskipun dominan, Zverev juga dibuat kesulitan oleh Albot dan sempat frustrasi ketika tidak mampu mematahkan kedudukan 15-40 pada set ketiga.
Tetapi dia mendapatkan peluang lain dari servis berikutnya dan tidak melakukan kesalahan sebelum akhirnya menang.
Baca Juga: Emma Raducanu Tetap Positif meski Tersingkir dari Australian Open
"Dia jelas bermain bagus, memukul bola dengan baik, jadi saya senang bisa lolos dalam tiga set. Saya mengalami kesulitan di lapangan hari ini, saya tidak merasa sempurna, tetapi siapa yang sempurna? Pada akhirnya, saya menang dan saya senang dengan hasil ini," kata Zverev.
Pada babak keempat, Zverev sudah ditunggu unggulan ke-14 Denis Shapovalov yang akan menjadi pertemuan pertama mereka dalam turnamen Grand Slam.
Berita Terkait
-
Ranking BWF Ganda Campuran: Jafar/Felisha Masuk 10 Besar usai Tembus Final Australia Open 2025
-
Jadi Finalis Australia Open 2025, Jafar/Felisha Ingin Tampil Lepas di SEA Games 2025
-
Fajar/Fikri Bangga Juniornya Juara Australia Open 2025, Optimistis Masa Depan Ganda Putra
-
Juara Australia Open 2025, Raymond/Joaquin Ungkap Target Selanjutnya
-
Rekap Hasil Australia Open 2025: 7 Wakil Indonesia Berhasil Melaju ke Semifinal
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh