Suara.com - Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez berangsur pulih dari masalah penglihatan yang dia alami dan bertekad untuk memperjuangkan gelar di MotoGP 2022.
"Tujuan saya tahun ini adalah untuk mencoba dan berjuang untuk kejuaraan, maksud saya tentu saja tahun lalu adalah situasi yang sangat istimewa, tahun ini juga merupakan situasi yang sangat kritis," ujar Marquez dalam video presentasi tim HRC (Honda Racing Corporation) yang dirilis Senin (8/2/2022),
Namun, pebalap asal Spanyol itu mengungkapkan dukungan para dokter dan semua orang membuat dia dapat dapat menjalani tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.
"Karena Anda tahu itu adalah situasi kritis dengan penglihatan ganda dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi tetapi, pada akhirnya, saya mengikuti saran para dokter, dan semuanya berjalan dengan sempurna," kata Marquez.
"Jadi ya, sejak saat itu tujuannya adalah bekerja keras di pramusim dan berjuang untuk kejuaraan selama musim," ujarnya menambahkan.
Setelah menjalani dua musim yang rumit bagi Honda HRC, Race Engineer Marc Marquez, Santi Hernandez optimistis menghadapi musim baru.
Berbekal pengalaman dari dua tahun terakhir, Hernandez mengatakan tidak ada perbedaan dalam pendekatan untuk memulai musim lebih baik dari tahun lalu.
"Kami akan menjalani pramusim yang normal. Tentu saja, saya tidak ingin mengatakan dia 100 persen, tetapi bagi saya dia seperti 100 persen," kata Hernandez.
"Mentalitas saya adalah bekerja seperti biasa dan melupakan segalanya dan hanya berkonsentrasi pada pekerjaan kami dan mencoba untuk sampai di urutan pertama dengan cara terbaik dan dalam kondisi terbaik."
Baca Juga: Tiba di Lombok, Ini Target Marc Marquez di Tes MotoGP Mandalika 2022
Hal senada diungkapkan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. Dia mengakui bahwa beberapa tahun terakhir adalah tahun yang sulit.
Menurut Puig, tim berhasil melalui masalah, namun kondisi fisik Marquez menjadi sebuah pertanyaan besar, sementara rekan satu timnya, Pol Esparago, siap untuk berkompetisi.
"Untungnya, tiba-tiba semuanya menjadi jelas, dan dia bisa muncul untuk tes pertama di Sepang dan Indonesia, yang sangat penting. Ini akan sangat membantu," kata Puiq.
"Kami tahu Pol sudah siap, tetapi penting bahwa Pol juga memiliki Marc dan Marc memiliki Pol untuk menguji motor dan mengembangkan semua yang telah dilakukan Jepang selama musim dingin."
[Antara]
Berita Terkait
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Logo FIFASTRA Kembali Hiasi Motor Balap HRC di MotoGP 2026
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
Pujian Selangit Mantan Pembalap MotoGP untuk Veda Ega Pratama: Bakatnya Sangat Besar!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati