Suara.com - Hebohnya gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 sudah terasa dari jauh-jauh hari. Sebelumnya, Indonesia pernah jadi tuan rumah gelaran MotoGP pada tahun 1997. Mari sejenak kilas balik MotoGP Indonesia 1997.
Mungkin belum banyak yang tahu kalau Indonesia pernah jadi tuan rumah ajang balapan terbesar MotoGP. Terakhir kali Indonesia jadi tuan rumah ajang MotoGP pada tahun 1997. Pada masa itu, nama resmi ajang tersebut masih menggunakan nama Marlboro Indonesia Grand Prix yang berlangsung di Sirkuit Sentul Bogor.
Dalam ajang balap yang digelar 28 September 1997 tersebut, terdapat 13 balapan yang dilangsungkan, yakni 500cc, 250cc, serta 150cc.
Pada kelas 500cc, pembalap Jepang dari Repsol YPF Honda bernama Tadayuki Okada berhasil menghiasi podium dengan waktu tercatat 43:22.010 detik, kemudian disusul oleh Mick Doohan dengan catatan waktu 0.069 detik.
Pada kelas 250cc, Max Biaggi asal Italiabyang juga pembalap dari Honda, Max Biaggi mendapat podium pertama dengan catatan waktu 41:35.549 detik. Kemudian pada podium kedua dan ketiga yakni Tohru Ukawa ketiga dan Olivier Jacque.
Sedangkan pada kelas 125cc, podium utama dimilik oleh pembalap Valentino Rossi. Pembalap dijuluki The Doctor ini sukes meraih podium utama dengan waktu tercatag 41:14.511 detik. Untuk peringkat kedua dan ketiga berhasil diraih oleh Kazuto Sakata dan Jorge Martinez.
Balapan di Sentul ini jadi tantangan tersendiri untuk para pembalap MotoGP. Pasalnya, pada masa itu cuaca cenderung panas. Sirkuit dengan 11 tikungan ini juga dikenal tak mudah untuk ditaklukkan karena lintasannya yang cenderung panas.
Pada kelas 250cc dan 125cc pembalap Biaggi dan Rossi dijagokan oleh para penonton. Namun, pada kelas utama tak banyak yang menjagokan Okada, penonton banyak yang menjagokan Max Doohan. Namun, Okada justru sukses meraih podium utama.
Didukung Honda NSR500, Okada sukses menyingkirkan Doohan yang banyan dijagokan di musim 1997. Podium di kelas utama ini adalah kemenangan pertama bagi Okada, yang mana sebelumnya Okada hanya meraih posisi runner up (kedua) atau ketiga.
Baca Juga: Bukan Pertama Kali Jadi Tuan Rumah, Berikut adalah Sejarah MotoGP di Indonesia
Meski balapan di Sirkuit Sentul Doohan gagal meraih posisi pertama, namun dia tetap sukses jadi kampiun GP 1997. Diketahui, Pembalap dari Australia ini berhasil mengumpulkan 340 poin, yang mana unggul di atas Okada yang ada pads peringkat kedua dengan catatan 197 poin
Selepas 25 tahun sejak GP 1997, kini negara Indonesia kembali terpilih jadi tuan rumah MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika Lombok pada 18-20 Maret 2022.
Demikian informasi mengenai kilas balik MotoGP Indonesia 1997. Semoga informasi ini bermanfaat. Yuk ikut hype ajang MotoGp yang diakan digelar beberapa hari lagi.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga