Suara.com - RANS PIK Basketball melanjutkan tren positif mereka setelah mengalahkan Amartha Hangtuah dalam lanjutan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (14/3/2022).
Meski sempat tertinggal hingga kuarter ketiga, tim debutan milik Raffi Ahmad itu pada akhirnya berhasil mencuri kemenangan dengan skor 66-64 atas Hangtuah berkat kebangkitan pada paruh kedua pertandingan.
Pemain asing Akeem Scott menjadi pahlawan kemenangan RANS dengan perolehan double-double 31 poin dan 16 rebound, dibantu 11 poin dan 7 rebound dari Bima Riski, demikian catatan resmi liga.
Dari kubu Hangtuah, Anton Waters mencetak 16 poin dan 8 rebound, Sevly Rondonuwu 11 poin, sedangkan Laquavius Kashaka Cotton cuma sanggup menyumbang 4 poin.
RANS harus memulai laga dengan kesulitan di tengah akurasi tembakan yang buruk setidaknya hingga kuarter kedua yang membuat tim asuhan Koko Heru Setyo Nugroho tertinggal jauh 20 poin dalam kedudukan 19-41 di babak pertama.
Namun usai turun minum, RANS perlahan mengejar defisit poin dengan terus menggempur pertahanan Hangtuah untuk mencetak 25 poin dibanding 9 angka yang diperoleh Hangtuah pada kuarter ketiga.
Hadiah tiga lemparan bebas yang dilesakkan Akeem Scott membawa RANS berbalik unggul sebelum tripoin Gunawan pada 8 detik tersisa pada kuarter terakhir membuat kedudukan kembali imbang 64-64.
Namun RANS langsung merespons lewat jumpshot Agus Salim pada empat detik tersisa yang menjadi penentu kemenangan RANS atas Hangtuah dengan skor 66-64.
Dengan hasil tersebut, RANS kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Divisi Putih dengan 22 poin dari 14 gim yang telah dimainkan, sedangkan Hantuah turun ke posisi kelima dengan koleksi 21 poin. [Antara]
Baca Juga: IBL 2022: RANS PIK Bakal Tanpa Shane Heyward di Lima Pertandingan
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar