Suara.com - Untuk pertama kalinya dalam dua tahun, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengamankan posisi mereka dalam final turnamen Swiss Open 2022 setelah mengalahkan ganda putra asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Sabtu waktu Basel atau Minggu (27/3/2022) dini hari WIB.
Kemenangan 22-20, 13-21, 21-8 itu sekaligus menandai keunggulan perdana Fajar/Rian atas unggulan kedua tersebut setelah selalu kalah pada empat pertemuan.
"Pertama-tama syukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera. Rasanya pasti senang ya, setelah empat pertemuan belum pernah menang sama sekali. Jadi pas hari ini menang bisa menambah kepercayaan diri kami. Ini juga masuk final pertama setelah lama sekali," kata Rian lewat keterangan resmi PP PBSI di Jakarta.
Terakhir kali unggulan keempat ini merasakan atmosfer final ialah pada Korea Open 2019 yang berlangsung September tahun itu.
Bermain menyerang namun tetap sabar menjadi kunci kemenangan ganda putra peringkat sembilan dunia ini.
Rian menjelaskan, pada gim pertama mereka kami lebih banyak mengadu bola depan dan selalu berusaha mengambil inisiatif serangan sehingga bisa mengukuhkan keunggulan.
Namun pada poin sembilan gim kedua, Rian melakukan kesalahan drive yang menyangkut net. Kesalahan ini secara tak terduga membuat Aaron/Soh berbalik percaya diri dan banyak menginisiasi serangan yang membuat Fajar/Rian malah kehilangan fokus.
"Di gim ketiga kami coba menerapkan pola yang sama dengan gim pertama, kontrol bola depan dan terus ambil serangan. Pelatih juga selalu menginstruksikan dan mengingatkan kita untuk berani di bola depan dan siap pertahanannya," kata Rian.
Tetapi Fajar/Rian mengaku tidak mau terlalu larut dalam kegembiraan dan langsung mengalihkan fokus kepada laga puncak.
Baca Juga: Swiss Open: Dikalahkan Wakil India, Anthony Ginting Gagal ke Final
Mereka juga berharap bisa terjadi all Indonesian final karena masih ada Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang juga menantang ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
"Tugas belum selesai, kami mau fokus untuk laga final besok. Semoga bisa bertemu dengan rekan senegara jadi bisa lebih enak, mau siapapun juaranya tetap Indonesia," kata Rian.
Selain Fajar/Rian, Indonesia sudah meloloskan wakil tunggal putra Jonatan Christie ke laga puncak setelah mengalahkan Kidambi Srikanth dari India dengan 18-21, 21-7, 21-13.
Sayang, langkah rekan sepelatnasnya, Anthony Sinisuka Ginting, dihentikan wakil India Prannoy H.S. dengan 19-21, 21-19, 18-21.
Berita Terkait
-
Swiss Open: Dikalahkan Wakil India, Anthony Ginting Gagal ke Final
-
Swiss Open: Fajar/Rian Waspadai Pasangan Malaysia Aaron/Soh di Semifinal
-
Swiss Open 2022: Momen Jonatan Christie Kesal dengan Wasit Usai Kehilangan Poin di Masa Kritis
-
Kantongi Kekuatan Lawan, Fajar/Rian Siapkan Strategi Hadapi Penghancur Kevin/Marcus
-
Jadwal Swiss Open 2022 Hari Ini: Jojo, Ginting hingga Fajar/Rian Berebut Tiket Final
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta