Suara.com - Flandy Limpele dikabarkan akan menukangi ganda campuran Indonesia usai mengakhiri kontrak dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).
Flandy Limpele hengkang dari jajaran pelatih ganda putra Malaysia untuk menangani tim Pelatnas PBSI.
Mengutip dari laporan bernama.com pada Senin (28/3/2022), Flandy Limpele memutuskan meninggalkan ganda putra Malaysia usai tak memperpanjang kontrak yang berakhir pada 1 April 2022.
Pihak BAM mengatakan telah melakukan untuk memperpanjang kontrak pelatih berusia 48 tahun asal Indonesia ini. Namun, Flandy ingin memulai perjalanan baru.
"Setelah pertimbangan dan diskusi yang cermat dengan direktur kepelatihan ganda Rexy Mainaky, saya merasa inilah saat yang tepat untuk mundur," ucap Flandy Limpele.
Rexy Mainaky kemudian mengucapkan terima kasih atas kerja keras Flandy Limpele yang sangat profesional ketika mengemban jabatannya di BAM.
Ia dikatakan mampu membawa ganda putra Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya. Buktinya, ia merupakan magis di balik apiknya performa Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang menyabet perunggu di Olimpiade 2022 lalu.
Sementara itu, dalam laporan media Malaysia lainnya, Flandy Limpele mundur dari sektor ganda putra itu demi bisa pulang kampung ke Indonesia dan gabung PBSI.
Baca Juga: Wow, Jonatan Christie Bawa Pulang Hadiah Fantastis Juara Swiss Open 2022, Segini Totalnya
"Dia akan pulang kampung dan bergabung ke PBSI pekan depan sebagai pelatih," tulis laporan The Star.
Selama ini, dirinya memang kerap melatih di ganda putra, tapi di sektor itu Indonesia masih ada sosok Herry IP.
Nah, Flandy Limpele sendiri tidak hanya menelurkan atau mengangkat performa ganda putra Malaysia. Akan tetapi, ia juga pernah menangani wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games