Suara.com - Timnas voli putra Indonesia dipastikan tanpa uji tanding dalam persiapan mengikuti SEA Games 2022 Vietnam. Selain butuh dana yang besar, sempitnya waktu menjadi dasar keputusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) itu.
"Kita sudah tidak punya waktu lagi karena cukup mepet. Lagi pula anggarannya cukup besar," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBVSI, Heyser Harsono dalam rilis, Rabu (30/3/2022).
Melansir Antara, PBVSI telah memanggil 14 pebola voli putra untuk masuk skuad Indonesia menghadapi SEA Games Hanoi yang dijadwalkan bergulir pada 12-23 Mei.
Sebelum bertolak ke Vietnam, seluruh pemain akan berada di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (31/3/2022) guna melakukan persiapan.
"Seluruh pemain sudah masuk tanggal 31 Maret dan langsung dimulai 1 April mendatang untuk mengikuti tes fisik," kata Heyser disela sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBVSI, di Sentul, Bogor, Rabu (30/3/2022).
Setelah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas), tim bola voli putra Indonesia rencananya bertolak ke Vietnam antara tanggal 8 dan 9 Mei 2022. "Pembukaan SEA Games Hanoi dilakukan pada 12 Mei," kata Heyser.
Dalam surat nomor 152/PP.PBVSI/III/2022 perihal Pemanggilan Atlet dan Pelatih Bola Voli Indoor Putra, PBVSI telah memanggil 14 nama. Proses pemilihan dilakukan dengan melibatkan pelatih asal China Jeff 'Jiang' Jie yang ditunjuk sebagai juru taktik.
Mayoritas pemain yang dipanggil adalah wajah lama seperti Dio Zulfikri, Doni Haryono, Fahreza Rakha Abhinaya, Dimas Saputra, Rivan Nulmulki, Nizar Zulfikar, Rendy Febriant Tamamilang, Hernanda Zulfi, dan Yuda Mardiansyah Putra.
Mereka adalah pemain yang berkontribusi membawa Indonesia meraih emas pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina pada 2019. Selain itu, ada juga nama lainnya yakni M. Malizi, Farhan Halim, Mauluddani Daffa Naufal, Irpan, dan Fahri S. Putratama.
Baca Juga: Anggaran Terbatas, KOI Pangkas Jumlah Kontingen Indonesia di SEA Games 2022
Pada kursi kepelatihan, Jiang Jie yang membawa tim debutan Bogor LavAni juara PLN Mobile Proliga 2022 akan dibantu dua asisten yakni Sigit Ari Widodo dan Indra Wahyudi. Kemudian ada nama Roy Nanlohy sebagai trainer dan Robby Sudrajat sebagai pelatih fisik.
Timnas bola voli putra akan berjuang mempertahankan medali emas pada SEA Games Hanoi. Saat tampil di Filipina, skuad Merah Putih menjadi yang terbaik setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-0 (25-21, 27-25, 25-17).
Berita Terkait
-
Bawa Bogor LavAni Juara Proliga, Jeff Jiang Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia
-
Pertandingkan Dua Game Esports SEA Games 2022, Super Esport Series Season 2 Siap Digelar
-
Misi Ganda Shin Tae-yong saat Jumpa Pelatih Ansan Greeners, Salah Satunya Bahas Nasib Asnawi Mangkualam
-
Tim Bola Voli Milik SBY, Bogor LavAni Juara Proliga 2022
-
Grand Final Proliga 2022: Bogor LavAni Ingin Cetak Sejarah dengan Kalahkan Surabaya Bhayangkara Samator
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati