Suara.com - RANS PIK Basketball membuat kejutan setelah berhasil lolos ke babak play-off dalam debutnya di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022.
Tim milik Raffi Ahmad itu menutup musim reguler IBL 2022 di peringkat delapan klasemen akhir, yang menjadi syarat sebuah tim dapat melaju ke babak play-off.
RANS mengantongi 11 kemenangan dari 22 gim yang dimainkan sepanjang musim reguler IBL 2022.
Selain RANS PIK, tujuh tim lainnya yang juga lolos ke playoff adalah Pelita Jaya Bakrie Jakarta, juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta, Prawira Bandung, NSH Mountain Gold Timika, West Bandits Solo, Dewa United Surabaya, dan Amartha Hangtuah Jakarta.
Pelita Jaya memimpin klasemen akhir musim reguler dengan koleksi 42 poin dari hasil 20 menang dan 2 kalah, diikuti Satria Muda dan Prawira Bandung yang masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.
Pada babak play-off nanti, Pelita Jaya akan menghadapi RANS PIK, Satria Muda bertemu Hangtuah, Prawira Bandung berhadapan dengan Dewa United, dan NSH Mountain Gold berjumpa West Bandits.
Babak playoff akan bergulir mulai 11 Agustus dengan menggunakan format pertandingan best of three.
“Alhamdulillah, 132 pertandingan terselesaikan dengan lancar dalam 29 hari bubble. Lebih menggembirakan adalah tanpa kasus COVID-19 dan antusiasme tinggi dari para penonton,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah seperti dimuat Antara.
Berikut klasemen akhir musim reguler IBL 2022 (jumlah gim, menang, kalah, poin):
Baca Juga: IBL All Star 2022: Tim Putih Menang, Shavar Newkirk Jadi MVP
Pelita Jaya Bakrie Jakarta (22)-(20)-(2)-(42)
Satria Muda Pertamina Jakarta (22)-(19)-(3)-(41)
Prawira Bandung (22)-(18)-(4)-(40)
NSH Mountain Gold Timika (22)-(14)-(8)-(36)
West Bandits Solo (22)-(14)-(8)-(36)
Dewa United Surabaya (22)-(13)-(9)-(35)
Amartha Hangtuah Jakarta (22)-(12)-(10)-(34)
RANS PIK Basketball (22)-(11)-(11)-(33)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar