Suara.com - Ganda putra Bagas Maulana / Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku tak mengalami kendala berarti saat dipasangkan untuk pertama kalinya pada ajang kompetisi resmi, yang berakhir dengan kemenangan atas wakil tuan rumah Thailand.
Pada laga penyisihan Grup A Piala Thomas 2022 yang rampung Selasa (10/5/2022) dini hari WIB, Bagas / Kevin menundukkan Peeratchai Sukphun / Pakkapon Teeraratsakul dengan dua gim langsung 24-22, 21-11 pada pertandingan ganda kedua di Bangkok.
"Kalau kesulitan ya pasti ada, apalagi di pertandingan besar seperti ini. Tapi tidak canggung ya, karena di latihan sudah biasa. Tapi memang kalau di pertandingan memang hawanya berbeda, kami juga baru bisa enak di gim kedua," kata Bagas seperti dimuat Antara.
Perpaduan gaya permainan ritme cepat dan smes keras yang dimiliki Bagas/Kevin membuat perlawanan Peeratchai/Pakkapon mampu diredam hanya dalam waktu 33 menit.
Meski begitu, Peeratchai/Pakkapon juga sempat membuat ganda putra Indonesia kesulitan mempertahankan keunggulan. Pasalnya, Bagas yang bertipe pemukul keras kerap melakukan kesalahan akibat smes atau pengembaliannya yang menghajar net.
Sementara Kevin yang bertengger di peringkat satu dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon juga tak luput dari kesalahan.
"Saya kan baru main hari ini, masih agak kaget dengan kondisi lapangan yang masih berangin dan tadi lumayan kendur ritmenya. Gara-gara itu lawannya jadi berkembang dan berani menekan," tutur Kevin.
Sebagai evaluasi, Kevin yang masih belum tahu apakah akan kembali diturunkan saat menghadapi Korea Selatan mengaku akan lebih fokus dan berupaya menyajikan lebih banyak serangan.
"Ya paling hari lebih fokus di laga selanjutnya, karena tadi masih banyak kendurnya. Nanti harus lebih banyak menekan," kata Kevin.
Baca Juga: Piala Thomas 2022: Hendra / Ahsan Bawa Indonesia Imbangi Thailand 1-1
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
Bagas/Putra Tersingkir di Babak Pertama Thailand Open 2026, Akui Banyak Pelajaran Berharga
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan