Suara.com - Pengalaman Golden State Warriors selanjutnya akan mempertemukan mereka dengan Dallas Mavericks, yang menjelma jadi kekuatan baru belakangan ini berkat tuah magis Luka Doncic, dalam rangkaian final Wilayah Barat NBA yang bergulir mulai Kamis (19/5/2022) WIB esok.
Kedua tim mencapai final Wilayah Barat 2022 dengan perjalanan yang tak bisa dibilang mulus.
Warriors bisa finis di posisi ketiga klasemen akhir Barat meskipun Stephen Curry, Klay Thompson, dan Draymond Green cuma bermain 11 pertandingan bersama di musim reguler, yang tidak lepas dari cedera-cedera bergantian.
Kendati demikian, pengalaman mencapai final NBA lima musim beruntun pada 2015-2019 jelas berperan besar menghadirkan mentalitas pemenang ketika Warriors musim ini kembali tampil di playoff setelah absen dua tahun berturut-turut.
Warriors hanya butuh lima gim untuk menyisihkan Denver Nuggets sebelum melewati Memphis Grizzlies dalam enam gim, bekal penting bagi mereka untuk menghadapi Mavericks yang bertopang penuh pada Doncic.
Mavericks memainkan satu pertandingan lebih banyak untuk bisa mencapai final wilayah pertama mereka sejak 2011, mengalahkan Utah Jazz dalam enam gim sebelum menjungkalkan unggulan utama Phoenix Suns di Gim 7 semifinal Barat.
Warriors jelas berharap pengalaman mereka jadi pembeda, sedangkan Mavericks tengah meramu kisah gemilang bertopang pada Doncic disertai pengalaman Jason Kidd yang kini berdiri di tepi lapangan.
Di tiga gim terakhir, Warriors tak didampingi pelatih kepala Steve Kerr yang sempat dites positif COVID-19, tapi kehadirannya diharapkan bisa kembali ketika final Barat mulai bergulir.
Forward gaek Andre Iguodala melewatkan tujuh pertandingan terakhir Warriors karena cedera leher, tetapi diharapkan bisa kembali setidaknya ketika Gim 2 final Barat dimainkan.
Baca Juga: Hasil NBA: Celtics ke Final Wilayah Timur, Bucks Gagal Pertahankan Gelar
Warriors juga tentu berharap Otto Porter Jr. bisa melantai lagi di Gim 1 setelah sempat absen di dua gim terakhir karena cedera kaki kanan yang dialaminya.
Tentu saja trio Curry, Thompson, dan Green masih menjadi kekuatan utama Warriors dalam final Barat ini. Sepanjang playoff Curry punya rataan 26,9 poin, Thompson 20,4 poin, sedangkan Green berkontribusi di jalur lain lewat 7,2 rebound dan 6,6 assist.
Kunci lainnya adalah bagaimana Warriors bisa menghentikan tuah magis Doncic, yang meski sempat absen di tiga gim playoff pertama Mavericks kini punya catatan rata-rata dominan 31,5 poin dan 10,1 rebound.
Di antara pemain semua tim yang saat ini mencapai wilayah, termasuk Miami Heat dan Boston Celtics di Timur, Doncic adalah satu-satunya yang punya rataan dwiganda di playoff musim ini.
Pengalaman Kontra Ketenangan
Tampil di final NBA lima musim beruntun bukanlah sebuah pencapaian yang kebetulan, bila tak mau disebut pertanda berdirinya dinasti.
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games