Dinasti itu praktis berakhir ketika Kevin Durant memilih pergi mencari tantangan baru bersama Brooklyn Nets dan Warriors melewatkan dua musim tanpa Thompson maupun penampilan di playoff.
Namun, selain kembalinya Curry, Thompson, dan Green sebagai trio penopang utama, Warriors masih memiliki salah satu kunci pembangun dinasti tersebut dalam diri sang pelatih kepala Steve Kerr.
Keberadaan Kerr menghadirkan kreativitas serangan yang mendasari raihan tiga gelar juara NBA.
Tiga pertandingan sebelum mencapai final Barat, Warriors tak didampingi oleh Kerr yang harus masuk protokol kesehatan dan keselamatan NBA setelah dites positif COVID-19.
Namun absennya Kerr justru mengingatkan lagi bahwa Warriors masih memiliki Mike Brown, asisten pelatih yang bertugas mendampingi tim di tengah absennya Kerr.
Brown, yang akan menjadi pelatih kepala Sacramento Kings mulai musim depan, memberikan pengalaman, persiapan matang dan keahlian dalam meramu pertahanan.
Pertahanan ramuan Brown pula yang melempangkan jalan Warriors menuju final Barat, setelah sukses meredam kejutan yang sempat diperlihatkan Grizzlies dalam Gim 5 semifinal wilayah.
Kombinasi serangan ala Kerr dan persiapan koordinasi pertahanan Brown tentu akan menjadi aset penting bagi Warriors menjalani final Barat nanti, terutama dalam upaya membendung Doncic.
Dua musim sebelumnya Doncic sudah meledak-ledak di playoff, tapi Mavericks selalu terhenti di putaran pertama di tangan Los Angeles Clippers.
Baca Juga: Hasil NBA: Celtics ke Final Wilayah Timur, Bucks Gagal Pertahankan Gelar
Pada 2020 Doncic mengemas rataan 31 poin serta tingkat akurasi percobaan terbuka 50 persen dan setahun berikutnya ia menanjak lagi dengan rata-rata 35,7 poin serta akurasi tembakan terbuka 49 persen.
Tapi kala itu Clippers masih memiliki Kawhi Leonard dan Doncic nyaris sendirian tanpa bala bantuan menopang Mavericks.
Di playoff musim ini, rataan Doncic boleh dibilang tidak sementereng musim lalu yakni "hanya" 31,5 poin, 10,1 rebound dan akurasi tembakan terbuka 47,4 persen.
Namun, Doncic musim ini memiliki sosok-sosok yang siap naik membantu mengeluarkan Mavericks dari situasi terjepit ketika bintang asal Slovenia itu dikepung dari berbagai arah.
Ketika Doncic harus absen di tiga gim awal putaran pertama, Jalen Brunson muncul menjadi jawaban atas kebutuhan Mavericks. Peran serupa juga bergantian dimainkan oleh Dorian Finney-Smith atau Spencer Dinwiddie yang turun dari bangku cadangan.
Ketika meredam Pemain Terbaik (MVP) NBA musim ini Nikola Jokic di Nuggets ataupun bintang Grizzlies Ja Morant, Warriors mengandalkan strategi mengepung tulang punggung utama lawannya.
Berita Terkait
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
-
Rekor Baru Stephen Curry: Lewati Carter, Incar Kevin Garnett di Daftar Skor Sepanjang Masa NBA
-
Oklahoma City Thunder Jadi Tim Pertama Raih Kemenangan ke-10 di NBA Musim 2025/2026
-
Geger Skandal NBA! FBI Bongkar Keterlibatan Mafia Sisilia di Kasus Judi Ilegal
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron