Suara.com - Atlet debutan panahan Rezza Octavia sukses menggondol dua medali emas cabang olahraga ini dari nomor recurve beregu campuran dan nomor recurve perseorangan SEA Games 2021 di Vietnam.
Pada perlombaan yang digelar di Hanoi Sports Training and Competition Center, Hanoi, Rabu, Rezza yang mengikuti nomor recurve campuran bersama Riau Ega Agatha sukses menekuk Malaysia dengan 6-2.
Dalam nomor selanjutnya, yakni recurve perseorangan, Rezza menghajar wakil Thailand dengan skor telak 6-0.
Rezza sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan dua medali emas sekaligus dalam ajang SEA Games perdananya.
"Seneng banget. Ya, jangan cepat puas walaupun hasil sudah bagus. Fokus sama percaya diri aja. Karena keluarga dan seluruh tim sudah mendukung," kata dia seperti dimuat Antara.
Artinya, kata Rezza, tinggal menjalani dengan fokus dan percaya diri meraih hasil yang terbaik.
Bertanding dalam nomor perseorangan atau beregu, Rezza mengaku lebih percaya diri saat beregu karena didampingi senior, yakni Arif Dwi Pangestu.
"Lebih tenang pas main sama Mas Ega. Ya, karena ada senior," kata atlet kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, itu.
Sebagai ajang debutnya, Ega yang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 lalu memperkuat Papua, mengakui sempat gugup dan khawatir.
Baca Juga: Bulu Tangkis SEA Games 2021: Apriyani/Fadia Kalah, Indonesia Diujung Tanduk!
"Nervous, pasti nervous. Cara mengatasinya kalau aku lebih inget ke latihan. Yakin aja," kata Rezza.
Berita Terkait
-
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
-
Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan
-
Lampaui Target, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali Panahan Indonesia di SEA Games 2025
-
Indonesia Juara Umum Panahan SEA Games 2025, Lampaui Target dengan 6 Medali Emas
-
Akhiri Kutukan 12 Tahun di Bangkok! Tim Compound Putri Indonesia Rebut Emas SEA Games 2025
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya