Suara.com - Marc Marquez mengutarakan jika hendak mengakhiri karir sebagai pembalap alias pensiun, ia memilih untuk tetap bersama Honda di sisa karirnya.
Pembalap berjuluk The Baby Alien ini memang benar-benar mencintai tim Repsol Honda. Namun keputusan pensiun ini tidak dalam waktu dekat ini lho, melainkan baru rencana.
Marquez sendiri memang tengah mengembalikan performa terbaiknya usai diterpa cedera bertubi-tubi. Seiring berkembangnya waktu, kini Marquez mulai berangsur pulih dan performanya mulai terlihat kembali.
Sebelum cedera parah yang dialaminya, Marquez memang cukup membuat Honda berada di puncaknya. Ia pun berhasil menjuarai MotoGP sebanyak 6 kali.
Hal inilah yang membuat Marquez benar-benar cinta dengan Honda dan memilih ingin mengakhiri karir di sana.
"Ini adalah tim dalam hidup saya. Saya selalu mengatakan, bahwa saya bisa pensiun di sini, itu tergantung. Saat ini, saya melanjutkan dengan ide yang sama karena saya memiliki motivasi lain selain mencoba bersama tim lain,"" ucap Marquez, dikutip dari Motosan.
Sejauh ini penampilan Marc Marquez pun terbilang cukup impresif dibandingkan pada musim lalu yang fokus pemulihan cedera.
Meski di musim ini belum pernah meraih podium pertama, ia tetap berusaha untuk bisa menjadi terbaik di setiap balapan.
"Sekarang, saya memiliki motivasi untuk kembali, untuk memperjuangkan gelar lagi, tetapi dengan tim ini, bukan dengan yang lain. Mungkin tiga, empat tahun dari sekarang, saya katakan ada motivasi yang kurang dan di situlah (momentumnya)," pungkas Marquez.
Baca Juga: Honda Beat 2022: Harga Motor Bekas dan Baru, Lengkap dengan Spesifikasinya
Kini Marc Marquez tengah fokus untuk menghadapi MotoGP Italia 2022 yang digelar pada akhir bulan Mei mendatang. Ia bertekad bisa meraih podium di sana guna membantu Honda kembali ke jalur yang benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko