Suara.com - Timnas basket putra Indonesia baru saja mencatatkan sejarah dengan merebut medali emas ajang SEA Games untuk kali pertama. Tak tanggung-tanggung, mereka mengandaskan raksasa basket Asia Tenggara, Filipina, dengan skor 85-81 dalam final SEA Games 2021 di Vietnam, Minggu (22/5/2022). Berikut ini sejumlah fakta Timnas basket yang mencetak sejarah di SEA Games 2021.
1. Sukses Menghapus 'Kutukan'
Kemenangan atas Filipina membuat Indonesia sukses menghapus kutukan tak pernah juara di SEA Games. Prestasi Timbas Basket Putra Indonesia di ajang SEA Games sebelumnya diketahui menempati tiga kali posisi runner up dan mendapatkan medali perak pada 2007, 2015, dan 2017.
2. Memutus Dominasi FIlipina
Medali emas sekaligus gelar juara yang diperoleh timnas Basket Indonesia tersebut turut menorehkan luka mendalam bagi tim basket Filipina. Pasalnya, Indonesia menjadi negara yang pada akhirnya bisa memutus dominasi Filipina di SEA Games sejak 1991.
Diketahui selama 30 tahun terakhir ini, The Gilas (julukan bagi tim basket Filipina) selalu menjuarai ajang SEA Games cabang olahraga basket. Tim basket putra Filipina telah meraih medali emas selama 13 edisi SEA Games berturut-turut sejak 1991 sampai 2019.
3. Laga Super Ketat
Tak mudah bagi Indonesia untuk mendapatkan medali emas pertamanya di ajang basket SEA Games. Pertandingan berlangsung sangat ketat. Bahkan, Indonesia hanya mampu unggul pada dua kali dari empat kuarter.
Indonesia mampu unggul 18-14 pada kuarter pertama, sebelum Filipina memberi tekanan besar hingga kedua negara harus berbagi 18 poin di kuarter kedua. Sementara itu, di kuarter ketiga Indonesia justru kalah dalam 27-28 sebelum bangkit dan unggul tipis 22-21 di kuarter terakhir.
Baca Juga: Sejarah! Timnas Basket Rebut Medali Emas SEA Games 2021
4. Kualitas Pemain Merata
Kerja sama tim dan kualitas pemain yang cukup merata menjadi kunci kesuksesan Indonesia. Lima pemain Indonesia berhasil mencatatkan dua digit poin dalam laga final. Pemain-pemain itu adalah Abraham Damar Grahita (17), Agassi Goantara (11), Marques Bolden (18), Derrick Michael (14), dan Brandon Jawato (11).
5. Filipina Bergantung pada 2 Pemain
Sementara itu, Filipina terlalu bergantung pada Matthew Wright dan June Mar Fajardo yang sukses mencetak masing-masing 23 dan 20 poin. Adapun Ravena Crisologo Ferdinand mencetak 17 poin dan Troy Rosario Utanes Jeth 12 poin.
Di luar empat pemain di atas, hanya satu pemain Filipina yang mampu melesakan poin ke ring Indonesia, yaitu Isaac Raceena Crisologi Kiefer dengan mencetak 9 angka.
6. Tim Basket Indonesia Tak Terkalahkan
Berita Terkait
-
Sejarah! Timnas Basket Rebut Medali Emas SEA Games 2021
-
Media Malaysia Sanjung Ernando Ari yang Tepis 2 Penalti Pemain Harimau Muda: The Next Kurnia Meiga
-
Peraih Medali Perak Cabor Judo dan Tinju di Sea Games Vietnam Ini Ternyata Kowad
-
Bela Timnas Indonesia U-23 dan Sabah FC dalam Sebulan, Saddil Ramdani Dipuji Media Malaysia
-
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Atlet Angkat Besi Peraih Emas Back-to-Back di SEA Games
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea