Suara.com - Setelah memenangi bakap F1 GP Monako, Sergio Perez memiliki satu hal lagi untuk dirayakan pada Selasa ketika Red Bull mengumumkan perpanjangan kontrak sang pebalap Meksiko untuk menjadi tandem juara dunia Max Verstappen hingga 2024.
Verstappen, yang memegang kendali klasemen pebalap, terikat kontrak dengan Red Bull hingga 2025 menyusul perpanjangan kesepakatan jangka panjang berdurasi lima tahun pada Maret lalu.
Perez (32), yang merayakan kemenangan di Monako pada Minggu, menjadi pebalap Meksiko paling sukses di Formula 1 sepanjang sejarah dan sekaligus menjadi yang pertama dari negaranya untuk menang di jalanan Monte Carlo itu.
Dia merasakan pole position pertamanya di F1 ketika di Arab Saudi pada Maret dan telah mengantongi empat finis podium dalam tujuh balapan musim ini.
"Bagi saya ini adalah pekan yang luar biasa, memenangi Grand Prix Monako adalah impian bagi setiap pebalap dan kemudian diikuti dengan pengumuman bahwa saya akan terus bersama tim ini hingga 2024 membuat saya sangat senang," kata Perez dikutip laman resmi Red Bull seperti dimuat Antara.
Bergabung dengan Red Bull pada akhir 2020, Perez menikmati musim terbaiknya di F1 dengan koleksi 190 poin dan finis keempat di klasemen pada 2021, di mana ia merasakan kemenangan di Azerbaijan dan empat finis podium lainnya.
Pembalap yang akrab disapa Checo sedang berada dalam jalurnya melampaui raihan tahun lalu ketika sang pebalap telah mengumpulkan 110 poin dalam tujuh balapan musim ini untuk bercokol di peringkat tiga klasemen.
"Saya sangat bangga menjadi anggota tim ini dan saya merasa benar-benar di rumah sekarang. Kami bekerja sama dengan sangat baik dan pertemanan saya dengan Max, di dalam dan di luar lintasan, sangat membantu saya untuk bergerak jauh ke depan.
"Kami telah membangun momentum yang sangat besar sebagai tim dan musim ini menunjukkan itu. Saya sangat bersemangat melihat apa yang bisa kami raih di masa depan."
Baca Juga: Sergio Perez Menangi Drama Balapan Basah di F1 GP Monako
Bos tim Red Bull Christian Horner sangat terkesan dengan progres yang ditunjukkan Checo sejak bergabung dengan tim berlogo banteng merah itu.
"Dia telah membuktikan diri tidak hanya sebagai team player yang luar biasa tapi level kenyamanannya telah tumbuh dan menjadi kekuatan nyata yang harus diperhitungkan di grid yang ketat," kata Horner.
"Tahun ini dia telah mengambil langkah dan mendekatkan jaraknya secara signifikan dengan juara dunia Max (Verstappen), terbukti dengan pole position yang luar biasa di Jeddah awal tahun ini dan dengan kemenangan yang indah di Monako akhir pekan lalu.
"Dengan bermitra dengan Max kami yakin kami memiliki pasangan pebalap yang dapat memberi kami hadiah terbesar di F1," kata Horner.
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya