Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra peringkat satu dunia, Viktor Axelsen mengaku tidak memasang target tinggi dalam keikutsertaannya di Indonesia Masters 2022 dan Indonesia Open selama dua pekan di Istora Senayan Jakarta.
Bagi peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini, yang terpenting baginya sekarang ialah bisa bermain dengan baik dan tidak mengalami cedera yang bisa menghambat performanya.
"Target saya di sini selama dua pekan adalah tetap sehat dan bermain maksimal agar bisa mendapatkan hasil terbaik," kata Axelsen saat ditemui Antara di Istora Senayan dalam sebuah kesempatan.
Sejauh ini, Axelsen merasa cukup nyaman bisa bermain lagi di Istora Senayan setelah absen selama dua tahun akibat pandemi. Meski dua turnamen seri Indonesia sempat digelar tahun lalu, namun panitia melarang kehadiran penonton demi alasan keamanan.
Bagi atlet asal Denmark ini, Istora merupakan arena yang tersohor dengan dikenal baik oleh para atlet papan atas berkat penontonnya yang ramai.
"Pertama-tama saya senang bisa kembali ke Istora, ini adalah arena legendaris dan salah satu tempat favorit saya di dunia. Saya sangat berterima kasih kepada para penggemar yang sudah hadir," ungkap Axelsen.
Kemeriahan penonton ia rasakan begitu kuat saat beraksi di babak pertama menghadapi Shesar Hiren Rhustavito hari Rabu. Meski tampil melawan salah satu jagoan tuan rumah, namun Axelsen mendapat dukungan cukup besar dari para penggemar Tanah Air.
"Terasa sangat spesial bisa bermain melawan Vito, pemain Indonesia. Saya tahu penggemar ada di belakangnya, tetapi saya tetap nyaman dalam memainkan pertandingan itu," katanya.
Soal pertandingan di babak 32 besar, Axelsen menilai kemenangannya atas wakil tuan rumah berkat penyesuaian situasi lapangan yang baik. Dengan kemenangan kemarin, Axelsen kini lebih percaya diri untuk mengontrol mentalnya saat berlaga di arena yang sangat ramai.
Baca Juga: Dibungkam Loh Kean Yew, Chico Akui Gagal Lepas dari Dominasi Lawan
"Saya pikir pertandingan itu sangat penting untuk mengontrol kondisi setelah lama tidak bertanding di sini. Jadi saya harus banyak menaruh perhatian untuk mengatur permainan yang cepat dan menyerang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
Kekalahan Raymond/Joaquin di Final Jadi Sorotan
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia