Suara.com - Siti Fadia Silva Ramadhanti kini tengah jadi sorotan berkat penampilan ciamik bersama Apriyani Rahayu di sektor ganda putri Indonesia.
Muncul sebagai pengganti "dadakan" Greysia Polii yang memutuskan pensiun pertengahan tahun ini, Fadia mampu membangun chemistry dengan cepat bersama Apriyani.
Mereka resmi dipasangkan pada pertengahan Mei 2022. Ketika itu, kebetulan pasangan Fadia sebelumnya, Ribka Sugiarto, juga mengalami cedera.
Mulai dari situ, Fadia dan Apriyani dipasangkan bersama. SEA Games 2021 di Hanoi menjadi ajang resmi pertama Apriyani/Fadia bermain sebagai ganda putri.
Hasilnya tak main-main. Sebagai pasangan yang baru digabungkan beberapa waktu saja, mereka mampu membawa pulang medali emas ganda putri SEA Games 2021.
Terbaru, Apriyani/Fadia sukses menyabet gelar juara Malaysia Open 2022. Mereka mengalahkan ganda putri asal China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu.
Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti
Siti Fadia Silva Ramadhani merupakan atlet bulu tangkis kelahiran Bogor, Jawa Barat, pada 16 November 2000.
Saat usianya 14 tahun, Siti Fadia bergabung dengan PB Djarum. Tidak butuh waktu lama, Fadia langsung terpilih ke pelatnas junior pada 2017.
Baca Juga: Profil Apriyani Rahayu, Juara Ganda Putri Malaysia Open 2022
Fadia terbilang punya prestasi mentereng dan terbiasa bermain di beberapa sektor saat junior. Dia sempat meraih medali emas Kejuaraan Asia U-17 sektor ganda putri bersama Agatha Imanuela.
Di ajang yang sama, Fadia juga meraih medali perunggu sektor ganda campuran dengan berpasangan bersama Rehan Naufal Kusharjanto.
Bahkan gelar pertama Fadia saat menjejak karier di level senior, hadir dari sektor ganda campuran yaitu Indonesia International Challenge.
Setelah dipisah dari Agatha Imanuela, Fadia dipasangkan dengan Ribka Sugiarto di pertengahan 2019. Mereka meraih gelar Indonesia Masters Super 100 2019.
Fadia dan Ribka kemudian 'diceraikan' pada 2022. Fadia lalu dipasangkan dengan Apriyani Rahayu dan langsung unjuk kebolehan.
Sejauh ini pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Apriyani Rahayu sudah mengoleksi runner-up Indonesia Master Super 500 2022, medali emas SEA Games 2021 dan Malaysia Open 2022.
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Dugaan Perintah Fadia Arafiq: ASN Diminta Menangkan Perusahaan Tertentu di Proyek Pemkab
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang