Suara.com - Indonesia kembali dipermalukan Yordania setelah kalah 52-77 dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 Grup C Zona Asia di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (4/7/2022).
Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mencetak satu kemenangan pun dari enam laga yang telah dimainkan di sepanjang Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023.
Derrick Michael memimpin perolehan angka Indonesia malam ini dengan 14 poin dan 8 rebound setelah melantai selama 33 menit. Yudha Saputera menyumbang 13 poin dan 6 rebound, serta Brandon Jawato dengan 7 poin.
Sempat mengimbangi permainan Yordania pada kuarter pertama, Indonesia justru tertinggal pada awal kuarter kedua karena akurasi tembakan yang buruk serta banyaknya turnover yang dilakukan Brandon Jawato dan kawan-kawan.
Dari 16 upaya tembakan yang dilesakkan sepanjang kuarter kedua, hanya tiga lemparan yang berhasil dikonversi menjadi poin.
Indonesia hanya sanggup mengumpulkan delapan angka untuk mengakhiri paruh pertama pertandingan dalam keadaan tertinggal 26-37.
Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi pada kuarter berikutnya. Selain akurasi tembakan yang buruk, para pemain Indonesia juga tampak kesulitan mencetak angka di area bawah ring di tengah hadangan para pemain Yordania yang kerap memblok upaya Indonesia.
Permainan Indonesia sedikit membaik pada sisa enam menit terakhir kuarter keempat. Menampilkan transisi cepat, Derrick Michael dan kawan-kawan mampu membukukan tiga kali tripoin berturut-turut.
Namun tetap saja, Indonesia sekali lagi harus mengakui keunggulan Yordania dalam laga malam ini.
Baca Juga: Lalu Muhammad Zohri Wakili Indonesia di Kejuaraan Atletik Dunia 2022
Pada pertandingan sebelumnya, Jumat (1/7/2022), Indonesia kembali menelan kekalahan dari Arab Saudi dengan skor tipis 67-69.
Dengan kekalahan itu maka peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia 2023 lewat jalur kualifikasi sudah tertutup.
Meski berstatus tuan rumah, Indonesia memang belum otomatis lolos ke Piala Dunia 2023. Indonesia masih bisa lolos, namun setidaknya harus menempati peringkat delapan dari 16 tim yang nantinya akan bermain di Piala Asia FIBA 2022 di Jakarta yang akan diselenggarakan 12-24 Juli mendatang.
[Antara]
Berita Terkait
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026