Suara.com - Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menyebut agresivitas yang mereka perlihatkan pada gim penentu melawan wakil China Ren Xiang Yu/Tian Qiang menjadi kunci keberhasilan melewati babak kedua Malaysia Masters 2022.
Memenangi gim pertama 21-14, pasangan berjuluk The Daddies itu melewatkan kesempatan untuk beristirahat lebih panjang karena kehilangan gim kedua 18-21. Walhasil mereka tampil lebih ngotot dalam rubber game untuk memastikan langkah lewat raihan 21-15.
"Karena tidak mau kalah, di gim ketiga kami tetap langsung menyerang dan menekan. Tidak memberi kesempatan mereka bangkit dan berkembang," ujar Ahsan dalam keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta.
"Alhamdulillah bisa menang. Pertandingan tadi sebenarnya tidak gampang dan lawan juga memberikan perlawanan ketat. Untung kami bermain lebih fokus lagi di gim ketiga dan bisa menang akhirnya," katanya menambahkan.
Ia menceritakan, di gim pertama mereka berada di posisi menang angin sehingga bisa menerapkan strategi menyerang tanpa kendala.
Memasuki gim kedua, pasangan berjuluk The Daddies juga sudah bermain solid. Meski berada di bidang lapangan dengan posisi kalah angin, unggulan ketiga ini tetap bisa terus memimpin perolehan angka hingga 15-9.
Namun, setelah itu, lawan malah bermain lebih lepas dan bisa berbalik menyerang dan menyusul dengan skor 18-21.
"Saat kami memimpin, lawan malah bisa bangkit dan menemukan bentuk permainan terbaik. Mereka bisa bermain lepas dan menyerang. Setelah ketinggalan, mereka bisa menekan dan bermain lebih nekat," sebut Ahsan.
Di perempat final hari Jumat (8/7/2022), Hendra/Ahsan akan ditantang Lu Ching Yao/Yang Po Han asal Taiwan.
Baca Juga: Bungkam Kim Ga-eun, Gregoria Mariska Melenggang ke Perempatfinal Malaysia Masters 2022
"Besok peluangnya tetap 50-50. Kami harus siap dan awal dan fokus. Hari ini kami bisa beristirahat, makan enak, tidur, dan minum vitamin untuk menghadapi pertandingan besok," pungkas Ahsan.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi
-
Kejagung Tahan Eks Ombudsman Yeka Hendra Terkait Korupsi Minyak Goreng
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko