Suara.com - Pebalap Formula 1 dari tim Red Bull Racing Max Verstappen kembali menunjukkan tajinya dengan sukses merebut podium kedua pada Grand Prix (GP) Austria di Sirkuit Styria, Minggu (10/7/2022) setelah pada balapan sebelumnya di Inggris terlempar di tiga besar.
Hasil tersebut diapresiasi oleh salah satu sponsornya, Mobil Lubricants™. Menurut Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Sri Adinegara dalam keterangan resminya, Senin (11/7/2022), apa yang diraih Max Verstappen merupakan bentuk sebuah kebangkitan.
"Max Verstappen berhasil memetik podium posisi dua di GP Austria walaupun di bawah tekanan pebalap lain. Hasil ini bisa mengamankan posisinya di persaingan Juara Dunia Formula 1 2022. Sayang hasil di Austria tidak diikuti Sergio Perez," kata Sri Adinegara.
Sri Adinegara menambahkan, hasil di GP Austria diharapkan menjadi modal dan pelecut sengat untuk kembali naik podium bagi dua pebalap Red Bull Racing pada GP Prancis di Sirkuit Paul Richard, 24 Juli nanti.
"Ada jeda sepekan jelang balapan GP Prancis, semoga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan yang paling ditunggu adalah podium ganda. Tentunya hasil tersebut akan menjadi kebanggaan bagi Mobil Lubricants™ yang turut mendukung performa RB18 sepanjang musim Formula 1.” katanya menambahkan.
Pebalap Red Bull Racing Max Verstappen mengaku bahwa persaingan di Austria cukup ketat. Apalagi kendaraan Ferrari yang salah satunya dikendarai sang juara, Charles Leclerc cukup kencang sehingga dirinya sempat kesulitan untuk mengejar.
“Kita harus mengetahui apa yang membuat ban bisa cepat terdegradasi, saya sendiri belum tahu pastinya, kompon apapun yang digunakan terlihat tidak menunjukkan performa terbaik,” kata Verstappen.
“Meski tidak menang di balapan kali ini, kita masih memimpin jauh di klasemen sementara. Di saat yang sulit dan terpenting adalah menambah poin seperti yang kita lakukan sekarang,” kata pebalap asal Belanda itu.
Sementara itu Sergio Perez yang harus memarkirkan mobilnya di paddock mengakui sangat kecewa dengan insiden dan harus berhenti lebih awal. Padahal peluang untuk menyodok ke posisi depan cukup terbuka.
“Saya punya bayangan di depan dan berharap punya kesempatan, sangat menyakitkan melihat kejadiannya. Mobil alami kerusakan parah dan tak bisa lakukan apapun kecuali harus menghentikan balapan,” kata Perez.
Dengan hasil di GP Austria, Max Verstappen masih berada di puncak klasemen sementara Formula 1 dengan 208 poin, masih unggul 38 poin dari Charles Leclerc di posisi dua yang menggeser Sergio Perez ke posisi tiga. Adapun Perez saat ini masih tetap memegang 151 poin.
[Antara]
Berita Terkait
-
Persaingan Best Picture Oscar 2026: 10 Film Unggulan yang Sulit Dikalahkan
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Mobil Ajak Komunitas dan Fans F1 Nobar GP Abu Dhabi 2025 Bersama Lumcor Experience
-
Kalah 2 Poin Saja, Max Verstappen Tetap Bangga Meski Gagal Rebut Gelar Juara Dunia F1 2025
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia