Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menggelar rapat koordinasi dengan Indonesia ASEAN Para Games Organizing Comittee (INASPOC) membahas persiapan seremonial pembukaan dan penutupan ASEAN Para Games (APG) XI 2022 di Solo, Jawa Tengah.
"Rakor dengan INASPOC ini untuk mengecek mana-mana yang belum dan persiapan untuk acara seremonial pembukaan dan penutupan kemudian pengambilan obor api APG 2022," kata Menpora usai di Solo, Senin (18/7/2022) seperti dikutip dari Antara.
Menurut Menpora, soal persiapan arena pertandingan dan atlet seluruhnya sudah selesai sehingga tidak perlu dijelaskan lagi. Sementara Chief de Mission (CDM) kontingen Indonesia memaparkan bagaimana tentang situasi kontingen Indonesia dan 11 negara peserta APG XI 2022.
"Kami menerima laporan dari panitia penyelenggara dan kemudian NPC Indonesia. Kami optimistis bisa menjadi penyelenggara yang baik, prestasinya bagus, administrasi tertata dengan baik, dan peningkatan ekonomi untuk daerah. Empat sukses itu, yang paling penting karena menjadi target kami," kata Menpora.
Sementara itu, Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka memastikan untuk masalah "torch relay" atau kirab obor ASEAN Para Games (APG) XI 2022 sudah ada komitmen dari vendor atas waktu dan jadwal yang padat dan sangat terbatas.
Karena, kata Gibran, selain tempat seremonial pembukaan dan penutupan, cabang olahraga atletik juga akan digelar di Stadion Manahan. "Yang jelas sudah saya petakan tidak merusak lintasan untuk lari, tidak merusak rumput, dan apapun yang ada di dalam stadion," kata Gibran.
INASPOC dalam acara pembukaan akan membuat panggung (stage) di atas tribun dengan melepas single seat, sehingga untuk acara pembukaan dan penutupan tidak mengganggu kegiatan cabang olahraga atletik.
"Soal acara pembukaan APG yang jelas ada beberapa kejutan untuk penonton tunggu saja pada tanggal 30 Juli nanti," kata Gibran.
Menyinggung kedatangan kontingen dari negara lain, Gibran menjelaskan, penerbangan sudah disiapkan secara detail. Peserta APG akan datang pada tanggal 26 Juli. Panitia ingin tamu-tamu atlet dan ofisial tidak ada kendala ketika transit dan sudah diatur sedemikian rupa sehingga mereka tidak kerepotan.
Baca Juga: Menpora Optimistis ASEAN Para Games 2022 Bakal Sukses
Ketua CDM Kontingen Indonesia APG XI 2022, Andi Herman, mengatakan, atlet Indonesia semua sudah siap bertanding karena sudah mengikuti pelatnas sekian lama. Atlet Indonesia juga telah melakukan uji tanding ke luar negeri dan mengikuti event-event internasional.
"Sehingga, dalam catatan prestasi atlet kita sudah siap tanding pada saatnya nanti. dengan kalkulasi capaian dan melihat kekuatan lawan, maka kontingen Indonesia akan optimisme bisa meraih juara umum pada penyelenggaraan APG tahun ini," katanya.
Kontingen Indonesia memprediksi bisa merebut di atas 100 emas. Pesaing Indonesia terberat yakni Thailand yang antusias untuk berupaya meraih juara umum. Hal ini, dilihat dari jumlah atlet yang dikirim ke Solo tidak berbeda dengan kontingen tuan rumah.
"Kami tetap optimistis, karena faktor tuan rumah menjadi keuntungan mencapai prestasi atlet yang menjalani pelatnas selama tujuh bulan. Kami berharap Indonesia lebih unggul dibanding Thailand," katanya.
Berita Terkait
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut
-
Gibran Dihadang Mahasiswa, Dapat Keluhan soal BBM sampai MBG
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026