Suara.com - Seorang pelari asal Australia, Jack Ahearn mengaku lewat media sosial Instagram bahwa uang hadiah juara dari event Indonesia International Marathon 2022 belum juga diterimanya kendati ajang tersebut telah berlangsung pada 26 Juni lalu di Sanur, Bali.
Melansir laman resmi Indonesia International Marathon, ajang ini diklaim sebagai event maraton berstandar internasional pertama yang dimiliki Indonesia.
"Indonesia International Marathon adalah ajang lomba maraton di Indonesia yang pelaksanaannya menerapkan standar penyelenggaraan maraton dari World Athletics-AIMS, diinisiasi oleh KONI dan melibatkan Race Director dan Race Measurer terbaik," demikian penjelasan di laman resminya.
Namun, polemik kini muncul setelah salah satu pelari asing yang berhasil menjadi juara dalam kategori "Male International", Jack Ahearn curhat via Instagram, @jackahearn_ pada Senin (29/8/2022) malam.
Dia mengaku belum mendapatkan hadiah seperti yang dijanjikan yakni Rp150 juta sebagai juara. Sementara posisi runner-up dan ketiga untuk kategori pelari international adalah Rp100 juta dan Rp75 juta.
"Saya berhasil memenangkan ini, [tapi] Indonesia International Marathon [2022] gagal untuk membayar [hadiah] kepada saya dan seluruh pemenang [kategori] internasional lainnya," tulis Jack Ahearn via Instagram Stories.
"Mereka tidak bertanggung jawab atas hal ini dan coba bersikeras untuk tidak membayar hadiah kepada para pemenang secara adil."
"Mereka memblok nomor handphone dan tidak merespons selama dua bulan hingga sekarang."
Jack Ahearn turut memberikan kabar bahwa pihak Indonesia International Marathon pada pekan lalu akhirnya membayar dirinya, tetapi jumlah uang yang diberikan tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Baca Juga: PB PASI dan DBL Kolaborasi Gelar Kejuaraan Atletik Pelajar Terbesar di Indonesia
Hal itu disampaikan Jack Ahearn melalui Instagram Stories di mana dirinya mengunggah surat bernomor 323/PCO/IIMBALI/VIII/2022 dengan kop surat berlogo Indonesia International Marathon yang bertanggal 24 Agustus 2022.
Dalam surat itu terlihat pemenang yakni Jack Ahearn hanya mendapatkan hadiah sebesar Rp50 juta --belum dipotong pajak-- yang didistribusikan oleh KONI.
"Saya juga ingin mengklarifikasi bahwa mereka coba dan hanya membayar saya dan para juara [kategori] internasional lain dengan jumlah sepertiga uang hadiah pada pekan lalu," tulis Jack Ahearn.
Jack diketahui menjadi juara dalam kategori Male International, sementara posisi kedua ditempati Mike Akerman asal Australia dan serta pelari Belanda, Titus Rosier.
Dari kategori Female International, juara pertama hingga ketiga secara beruntun diraih Nisha (India), Akiko Omiya (Jepang), dan Henrietta Brouwer (Belanda).
Lebih jauh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno turut merespons kabar tersebut setelah "dicolek" akun @qronoz dalam cuitannya yang membahas penunggakan hadiah uang juara Indonesia International Marathon tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Maybank Indonesia Umumkan Pemenang Maybank Marathon 2022
-
Didominasi Pemain Muda, Sriwijaya FC Siap Kick Off di Lapangan Atletik Jakabaring Besok
-
Rikki Simbolon Juara Marathon Nasional di Bali
-
Iron Man dan Werkudara Ikut Lari Friendship Run Borobudur Marathon 2022
-
Rekap Hasil ASEAN Para Games 2022: Atletik dan Renang Perkokoh Posisi Indonesia di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati