Suara.com - Jack Ahearn, pelari asal Australia yang berhasil memenangkan Indonesia International Marathon 2022 kini telah membuat klarifikasi soal keterlibatan KONI dan pihak sponsor dalam hadiah yang diberikan kepadanya.
Menurut Jack yang diungkap lewat Instagram story-nya, kesalahan nominal hadiah yang diberikan kepadanya bukanlah tanggung jawab KONI ataupun sponsor, melainkan penyelenggara acara yaitu PT. Tata Media Prima. Ia pun mengaku sudah dibantu oleh pihak KONI untuk dihubungkan kepada pihak penyelenggara.
Lalu, siapa sebenarnya Jack Ahearn?
Warga Negara Australia ini ternyata sudah bermukim di Bali sejak lama. Kecintaannya terhadap lingkungan membuatnya betah untuk menetap di Bali. Ia pun kini membangun platform kesehatan mental sekaligus kesehatan jasmani miliknya bernama Shuttle and Strides.
Organisasi yang dibangunnya ini menggagas soal advokasi kesehatan mental yang kini juga menjadi perhatian banyak orang. Lewat organisasi ini, Jack bekerjasama dengan banyak pihak, termasuk para penggiat atau aktivis kesehatan mental di Bali.
Kini, organisasi miliknya sudah menjadi salah satu yayasan yang memfokuskan pada kesehatan mental yang ada di Bali. Ia bersama rekannya, Sari Dewi Kesuma dan Nick Royan bersama-sama membangun organisasi ini dengan followers instagram mencapai 8 ribu orang. Ia juga melibatkan keluarganya dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Shuttle and Strides ini.
Jack juga mengungkap bahwa yayasan Shuttle and Strides kawakannya ini sudah didukung oleh platform kesehatan mental asal Australia, 20talk. Ia pun sering berbagi cerita dan informasi soal kesehatan mental beserta tips & triknya di berbagai unggahan instagramnya.
Jack juga diketahui sebagai atlet ultra marathon, dimana ia sering berpartisipasi dalam acara acara marathon, termasuk Indonesia International Marathon 2022.
Ia juga berkesempatan untuk mengikuti marathon 160km yang akan diselenggarakan pada 17 September 2022 mendatang.
Jack juga sempat membuat video yang berisi soal pernyataan temannya, Damian Hoo dengan kalimat "dibohongi" karena hadiah Indonesia International Marathon 2022 yang tak kunjung diterimanya tersebut.
Jack pun mengunggah Instagram Story dan menandai instagram @indonesiainternationalmarathon dan mengungkap soal dirinya yang sudah mencoba menghubungi penyelenggara namun diblokir sehingga membuatnya merasa harus mengungkapnya di media sosial.
Hal ini mendapat banyak perhatian dari berbagai pihak, termasuk KONI Pusat dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang merespons berita soal ini.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Pelari Australia Ngaku Belum Dapat Duit dari Lomba Marathon di Indonesia, Anak Hotman Paris Hutapea Bakal Ikut Mengawal
-
5 Fakta Pelari Asing Tagih Hadiah Juara Indonesia International Marathon, Sandiaga Uno Akui Begini
-
Makjleb! Arie Kriting soal Pelari Asing Belum Terima Hadiah Lomba Marathon di Indonesia
-
Top 5 Sport: Joan Mir Berseragam Repsol Honda di MotoGP 2023, Siap Jadi Tandem Marc Marquez
-
CEK FAKTA: Pemenang Maraton Asal Australia yang Tidak Dibayar Hadiah 150 Juta, Ditanggapi Penyelenggara Bahwa Hadiah Jadi 50 Juta. Dipotong Pajak 70%?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games